Senin, 27 April 2026

Sampah Polman

Usai Lebaran, Kota Polewali Mandar Kembali "Banjir" Sampah

Pantauan Tribun-Sulbar.com, ada empat titik tumpukan sampah sudah membusuk di Kota Polewali.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Usai Lebaran, Kota Polewali Mandar Kembali "Banjir" Sampah
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Tumpukan sampah di dekat kantor Bupati Polman, Kelurahan Pekkkabata, Kecamatan Polewali, Sabtu (13/4/2024). Sampah kembali membanjiri Kota Polewali usai lebaran. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sampah kembali menumpuk usai lebaran di sejumlah titik yang ada di Kelurahan Madatte, dan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sabtu (13/4/2024).

Pantauan Tribun-Sulbar.com, ada empat titik tumpukan sampah sudah membusuk di Kota Polewali.

Seperti di Jl Budaya, Kelurahan Madatte, hingga di Jl Manuggal, dekat kantor Bupati Polman. Tumpukan sampah mengambil sebagian badan jalan.

Baca juga: Sampah Berulat dan Busuk di Pasar Sentral Majene Resahkan Pengunjung dan Pedagang

Baca juga: Muak Banyak Oknum Buang Sampah Sembarangan, Warga di Polman Ramai-Ramai Pasang Spanduk Peringatan

Sampah juga menumpuk di sudut Kompleks Pasar Sentral Pekkkabata Jl Tamajarra.

Menurut warga sekitar, tumpukan sampah ini sudah terjadi selama tiga hari terakhir, usai lebaran.

Sampah yang dibungkus dalam kantong plastik dan karung ini merupakan sisa limbah dapur.

"Sejak sudah lebaran sampah ini menumpuk lagi, belum ada saya liat pengangkutan," terang warga kompleks pasar, Erwin kepada wartawan.

Dia mengatakan setelah lebaran, volume sampah meningkat dari hari-hari biasanya.

Sampah dari para ibu rumah tangga yang sudah memasak hidangan untuk lebaran kemarin.

Sengaja dibuang di titik-titik yang selama ini dijadikan tempat sampah sementara.

"Memang kalau sudah lebaran banyak warga yang membuang, apalagi saya liat ini tidak ada pengangkutan," lanjut Erwin.

Menurutnya warga pasar sudah sering melarang untuk buang sampah di titik tersebut.

Bahkan sejumlah titik yang sering terjadi tumpukan sampah sengaja dijaga, antisipasi pembuangan.

Namun beberapa warga sering membuang sampah saat tengah malam, secara diam-diam.

"Sudah kita larang, tapi bingung juga mau di buang kemana lagi, kalau tidak ada pengangkutan, ya pasti menumpuk," katanya lagi.

Warga pun berharap agar petugas kebersihan segera mengangkut tumpukan sampah ini.

Karena selama bulan puasa kemarin, petugas kebersihan massif menangani tumpukan sampah.

Saat dikonfirmasi terpisah, kepala bidang kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Polman belum memberikan tanggapan.(*)

Laporan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved