Pasangkayu
Tewaskan 1 Pekerja dan Lukar Bakar, Kasus Ledakan Maut di PT Palma Pasangkayu Naik Penyidikan
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditrikumsus) Polda Sulbar, Kombers Pol Abdul Azis, menyatakan kasus naik sidik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Direktur-Reserse-Kriminal-Khusus-Dirkrimsus-Polda-Sulbar-Kombes-Pol-Abdul-Azis.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kasus ledakan alat produksi CPO di PT Palma Sumber Lestari, Pasangkayu, yang menewaskan satu pekerja kini telah naik ke tahap penyidikan oleh Polda Sulbar.
- Penyidik telah memeriksa puluhan saksi, termasuk pihak perusahaan, saksi mata, warga, dan tenaga medis, serta mengamankan rekaman CCTV saat kejadian.
- Polisi akan berkoordinasi dengan ahli dari Kementerian Tenaga Kerja untuk mendalami kasus, dengan rencana penetapan tersangka setelah pemeriksaan ahli selesai.
TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU- Kasus ledakan alat produksi Crude Palm Oil (CPO) PT Pal Sumber Lestari yang menewaskan satu pekerja tewas dan satu lainya luka bakar kini dalam proses penyidikan.
Peristiwa ini terjadi di PT Palma yang berlokasi di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Minggu 15 Maret 2026 lalu.
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditrikumsus) Polda Sulbar, Kombers Pol Abdul Azis, menyatakan kasus ini sudah dalam proses penyidikan dan masih dalam pemeriksaan saksi-saski.
"Sudah naik sidik, karena dalam peristiwa ini (ledakan itu) satu orang tewas dan satu lainya mengalami luka bakar," kata Kombes Pol Abdul Aziz, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya di Polda Sulbar, Jl Aiptu Nurman, Mamuju, Jumat (24/4/2026) pagi.
Baca juga: Bocoran 50 Soal dan Jawaban Tes Kompetensi Manajer Kopdes Merah Putih
Baca juga: Rusak Parah, Dinas Pendidikan Pasangkayu Prioritaskan Rehab 3 Ruang Kelas SDN Marambeau
Aziz menerangkan, sudah ada puluhan saksi diperiksa oleh penyidik dan saat ini masih terus proses pemeriksaan di Pasangkayu.
Saksi yang diperiksa dari pihak perusahaan, saksi mata dan warga setempat.
"Saksi yang terkait dengan kecelakaan kerja di PT Palma Sumber Lestari kami sudah periksa, termasuk tenaga medis yang menangani pekerja yang menjadi korban saat ledakan terjadi," bebernya.
Lebih jauh dia mengatakan, rencananya dalam waktu dekat ini penyidik akan memanggilnya ahli dari Kementrian Tenaga Kerja.
"Untuk lebih mendalami kasus ini saya akan berkoordinasi langsung ke Kementrian Tenaga Kerja di Jakarta," ujarnya.
Saat ini pihak Penyidik Dit Krimaus Polda Sulbar sudah melakukan gelar berkara.
Untuk mengungkapkan kasus kecelakaan kerja ini pihak penyidik juga sudah mengamankan CCTV di PT Palma Sumber Lestari.
"CCTV yang diamankan penyidik merupakan CCTV memperlihatkan saat terjadi ledakan. Setelah pihak penyidik memeriksa ahli sudah ada yang akan ditetapkan sebagai tersangka," tuturnya. (*)
PT Palma
PT Palma Pasangkayu
ledakan produksi CPO
Pasangkayu
Ditrikumsus Polda Sulbar
Kombers Pol Abdul Azis
multiangle
| Rusak Parah, Dinas Pendidikan Pasangkayu Prioritaskan Rehab 3 Ruang Kelas SDN Marambeau |
|
|---|
| Mobil Terkunci dari Dalam, Tim Damkar Pasangkayu Lakukan Evakuasi Cepat Tanpa Kerusakan |
|
|---|
| Kronologi Berdasarkan Laporan Polisi Dugaan Pengeroyokan dan Tuduhan Pemaksaan di Pasangkayu |
|
|---|
| Klarifikasi Polisi Dugaan Kekerasan Anak di Pasangkayu, Polres Sebut Pemberitaan Tak Sesuai Fakta |
|
|---|
| Gadis 17 Tahun di Pasangkayu Melapor, Ngaku Dipaksa Minum Miras oleh Oknum Polisi |
|
|---|