Penganiayaan Anak

Siswa Kelas 3 SD di Raja Ampat Babak Belur Dihajar Guru, Polisi Buru Pelaku

Aksi brutal oknum guru tersebut terhenti setelah bibi korban yang kebetulan melintas di lokasi kejadian melihat adanya tindakan penganiayaan

Editor: Ilham Mulyawan
ist
SS (7) murid kelas 2 SD di Sorong sedang dirawat usai dianiaya guru nya sendiri 

Usai di perjalanan korban bertemu dengan seorang temannya yang sedang membawa sebotol bensin.

"Kemudian anak saya ini ikut temannya yang sedang membawa botol bensin dan mereka berjalan menuju ke lapangan bola," ungkap Flora menceritakan kronologis awal kejadian.

Sesampainya di lapangan bola tiba-tiba terdengar suara teriakan keras dari oknum guru berinisial LWD yang meminta kepada sejumlah murid lainnya agar menahan kedua anak itu dan dibawa ke oknum guru tersebut.

Lanjut Flora, anaknya dihampiri oleh oknum guru tersebut di pojok lapangan sepak bola.

Saat itu anaknya tidak mengetahui pasti ada permasalahan apa hingga dia di panggil oleh oknum guru tersebut.

"Tanpa basa-basi, anak saya langsung dianiaya habis-habisan oleh pak guru itu sampai tidak berdaya. Kaki anak saya dua-duanya itu dijepit. Lalu mata anak saya itu ditendang menggunakan lutut oknum guru tersebut, hingga mata anak saya itu mengalami bengkak serius," ujar Flora.

Aksi brutal oknum guru tersebut terhenti setelah bibi korban yang kebetulan melintas di lokasi kejadian melihat adanya tindakan penganiayaan sadis hingga korban tak berdaya.

Kejadian tersebut baru diketahuinya setelah pihak keluarga mengirimkan beberapa foto kondisi anaknya yang mengalami sejumlah luka serius pada tubuhnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsorong.com dengan judul https://sorong.tribunnews.com/2023/08/24/satreskrim-polres-raja-ampat-gerak-cepat-tangani-aksi-brutal-oknum-guru-yang-menganiaya-murid-sd

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved