Rebutan Lahan Sawit
Fakta Penganiayaan Perkara Lahan Sawit di Mamuju Tengah, Korban Punya Sertifikat
Dirinya merasa heran, lahan sawit dikelola oleh ayahnya di Mamuju Tengah itu selama 20 tahun lebih tiba-tiba tiba-tiba diklaim pelaku.
Penulis: Samsul Bachri | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Jusma salah seorang anak korban penganiayaan gegara lahan sawit di Mamuju Tengah buka suara.
Dirinya merasa heran, lahan sawit dikelola oleh ayahnya di Mamuju Tengah itu selama 20 tahun lebih tiba-tiba tiba-tiba diklaim pelaku.
"Saya juga heran, karena kami ada sertifikat dan sudah lebih 20 tahun dikelolah, " Kata Jusma kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (13/8/2023) malam.
Menurut Jusma, secara logika klaim pelaku atas lahan sawitnya tidak berdasar.
Apalagi pelaku mengklaim sebagai tanah adatnya.
Jusma menjelaskan, pelaku sudah mengklaim lahan tersebut pada Agustus 2023 lalu.
"Ini sejak Agustus tahun lalu, bahkan pelaku sempat kami laporkan ke polisi pada Januari 2023 karena panen di lahan tersebut, "terang Jusma.
Namun informasi, terlapor waktu itu tidak pernah memenuhi panggilan polisi.
"Selama panggilan di Polres pelaku tidak pernah datang, nanti datang kalau bukan jadwalnya," Imbuhnya.
"Intinya dia tidak mau bersabar menunggu hasil keputusan hukum, makanya melakukan tindak kriminal, "imbuhnya lagi.
Jusma juga membenarkan, bahwa pelaku selama ini memang suka menganggu tanah milik orang lain.
"Informasinya di masyarakat begitu, pelaku ini suka klaim tanah orang lain," Sebutnya.
Jusma meminta proses hukum terkait kasus tersebut berjalan transparan dan adil.
"Keadilan harus terlihat, hukum harus adil," Tegas Jusma.
Jusma berharap, tak hanya pelaku yang ditangkap, namun yang ikut serta dengan pelaku saat peristiwa tetsebut juga ikut ditangkap.
Anak Korban Penganiayaan Rebutan Lahan Sawit di Mateng Minta Pelaku Diproses Hukum |
![]() |
---|
Polisi Masih Jaga Ketat Rumah Pelaku Penganiayaan Sengketa Lahan Sawit di Mamuju Tengah |
![]() |
---|
Polisi Sebut Sengketa Lahan Berujung Penganiayaan di Mamuju Tengah Konflik Lama |
![]() |
---|
Tujuan Polres Mamuju Tengah Kerahkan Puluhan Polisi Jaga Rumah Penganiaya Rebutan Lahan Sawit |
![]() |
---|
Tiga Luka Sayatan Dibacok Tetangga Gara-gara Rebutan Lahan Sawit, Ambo Upe Dilarikan ke Mamuju |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.