OPINI
Fa Aina Tadzhabun
Ungkapan ini lebih bermakna negatif dan sifatnya bertanya, ada apa dengan sesuatu tersebut
Agama memang bisa diibaratkan sebagai pakaian. Ada beberapa fungsi pakaian, yang pertama adalah untuk menutup aurat. Ketika kita menjalankan perintah agama dan menjauhi larangannya pada prinsipnya kita sedang menutupi aurat kita. Dan pakaian yang terbaik adalah pakaian taqwa, seperti yang disebutkan dalam Al-Quran, " Walibasuttaqwa dzalika Khairun" (QS.7:26).
Fungsi yang kedua dari pakaian adalah untuk menjaga kesehatan, begitupun dengan agama, kesehatan kita akan terjaga kalau kita konsisten dalam menjalankan ajaran agama, baik fisik lebih-lebih kesehatan secara non fisik, yaitu terbebas dari berbagai penyakit-penyakit rohani.
Dan fungsi pakaian yang ketiga adalah agar indah dilihat atau berpakaian itu untuk mempertimbangkan aspek estetika atau seni supaya indah dipandang. Seperti inilah tiga fungsi pakaian yang bisa dianalogkan dengan agama. Seseorang yang beragama mesti jiwa dan badannya, menjadi sehat, kehormatan dirinya terjaga, dan perilaku serta tutur katanya enak dipandang dan didengar.
Agama akan selalu menagih kita, lewat pernyataan-pernyataan dalam kitab suci, yang bernada mempertanyakan keberadaan kita dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Apakah kita sudah memberikan respon yang baik terhadap gugatan dari kitab suci tersebut, kalau kita sudah menjawab dengan baik kita akan berada dijalan yang lurus. Dan tentu kita akan menjawab sindiri Tuhan dalam Al-
Qur'an "Fa Aina Tadzhabun".
Bumi Pambusuang, ( 15 Januari 2023)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ilham-Sopu.jpg)