Alih Fungsi Hutan Lindung

Wakil Ketua DPRD Mamuju Andi Dodi Hermawan Dituntut 6 Tahun Penjara

Andi Dodi menjadi terdakwa kasus korupsi alih fungsi lahan hutan lindung jadi SPBU di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Editor: Nurhadi Hasbi
Kejati Sulbar
Wakil ketua DPRD Mamuju Andi Dodi Hermawan ditahan Kejati Sulbar 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Jaksa Penutut Umum (JPU) menuntut Wakil Anggota DPRD Mamuju Andi Dodi Hermawan dengan pidana selama enam tahun penjara.

Andi Dodi menjadi terdakwa kasus korupsi alih fungsi lahan hutan lindung jadi SPBU di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Menurut JPU Hijas, Andi Dodi terbukti melanggar Pasal 3 Undang-undang tentang tindak pidana korupsi.

Terdakwa juga dituntut dengan membayar denda senilai Rp 100 juta dan subsider 8 bulan penjara oleh JPU.

"Tuntutan JPU itu merupakan keyakinan kami dalam hal pembuktian dan inilah yang dibuktikan JPU berdasarkan fakta-fakta di persidangan," ungkap Ijas saat saat dihubungi Tribun-Sulbar.com, Kamis (8/12/2022).

Menurutnya, sidang tuntuntan tersebut termasuk hal yang paling cepat dilakukan, karena memang kamarin pihak terdakwa menghadirkan sejumlah saksi ahli.

"Ini termasuk cepat di sidang tuntutnya, karena kuasa hukum terdakwa juga sempat praperadilan juga tapi ditolak," bebernya.

Kata dia, pekan depan Senin 12 Desember 2022 akan dilanjutkan sidang pledoi.

Sementara itu Kuasa Hukum Terdakwa Nasrun menyatakan, tuntuntan JPU tidak sepakat atau tidak sependapat.

"Karena dalam fakta-fakta persidangan tidak ditemukan adanya kerugian negara, kemudian tuntutan 6 tahun itu tidak mendasar dan sepatunya terdakwa dibebaskan," kata Nasrun kepada wartawan.

"Insyaallah nantinya kami akan uraikan secara jelas dalam Pledoi kami pada hari Senin depan tanggal 12 Desember 2022," tandasnya.(*)

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved