Penemuan Bayi

Innalillahi waa Innailahi Rajiun, Bayi Laki-laki yang Ditemukan di Tempat Sampah Meninggal Dunia

Bayi laki-laki ini meninggal di ruang perawatan anak lantai tiga Rumah Sakit Regional Sulbar pada pukul 7.00 Wita pagi tadi.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Bayi yang ditemukan di Jl Arteri Mamuju pada Selasa (6/12/2022) kemarin sudah meninggal dunia 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Bayi Laki-laki yang dibuang di tempat sampah Jl RE Martadinata, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), meninggal dunia, Rabu (6/12/2022).

Bayi laki-laki ini meninggal di ruang perawatan anak lantai tiga Rumah Sakit Regional Sulbar pada pukul 7.00 Wita pagi tadi.

Direktur RS Regional Sulbar, Dr Ihwan mengatakan, bayi yang dibuang itu sudah meninggal dunia pada pagi tadi.

Baca juga: Pelaku Pembuangan Bayi di Simboro Mamuju Terancam Pasal Berlapis dengan Pidana 20 Tahun Penjara

"Saya belum tahu pasti penyebab meninggalnya bayi ini, karena belum sempat ke rumah sakit mengecek," ungkap Ihwan saat dihubungi Tribun-Sulbar.com.

Namun kata dia, bayi laki-laki yang sempat dirawat sudah dibantu pernapasan dan dimasukkan dalam inkubator bayi.

Karena memang kondisi bayi pasca dibuang itu sangat lemah dan memang dilahirkan secara prematur.

"Kemarin itu sudah dibantu nafas andaikan tidak dibantu pasti sudah meninggal dunia," terangya.

Ihwan menuturkan, saat ini jasad bayi sudah berada di kamar jenazah dan akan dimakamkan oleh pihak rumah sakit.

"Kita akan makamkan dan kita akan libatkan juga dinas sosial Mamuju," bebernya.

Sebelumnya, bayi Laki-laki dalam kondisi hidup ditemukan warga di tempat sampah, Jl Martadianata, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (6/12/2022) kemarin.

Bayi yang ditemukan dalam kantor plastik hitam dekat pelabuhan Feri Mamuju
Bayi yang ditemukan dalam kantor plastik hitam dekat pelabuhan Feri Mamuju (Polresta Mamuju)

Bayi ditemukan di dalam kantong plastik hitam itu sekitar pukul 12.00 Wita malam.

Kepala Seksi Humas Polresta Mamuju mengatakan, awal penemuan bayi laki-laki ini pertama kali ditemukan warga sekitar saat hendak membuang sampah.

Warga Simboro bernama Kahar hendak membuang sampah di wilayah Simboro tak jauh dari Pelabuhan Fery Mamuju.

Saat tiba di tempat sampah, Kahar mendengar suara tangisan bayi di sekitar tempat sampah tersebut.

"Warga (Kahar) pertama kali temukan8 bayi itu, ia mendengar suara tangisan bayi dan ia sempat takut karena ia merasa heran, namun Kahar memberanikan diri untuk mengecek kantong itu ternyata bayi," ungkap Herman.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved