BPS Sulbar

Regsosek BPS Sulbar Sasar Tuna Wisma hingga Anak Jalanan di Malam Hari

Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri bersama tim rombongan turut hadir dan ikut ke lapangan untuk mendata.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Rombongan tim BPS Sulbar saat mendata di Pasar Lama, Jl Hertasning, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulbar, Sabtu (29/10/2022) malam. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan pendataan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Sabtu (29/10/2022) malam.

Kegitan yang dinamai Malam Regsosek itu, serentak dilaksanakan seluruh BPS yang ada di setiap provinsi termasuk BPS Sulbar.

Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri bersama tim rombongan turut hadir dan ikut ke lapangan untuk mendata.

Kegiatan malam itu, dilakukan pada pertengahan pendataan awal Regsosek yang dimulai sejak 15 Oktober 2022 lalu.

Dengan asumsi, sebagian atau 50 persen jumlah penduduk di Sulbar telah terdata oleh petugas.

"Malam Regsosek ialah kegiatan pencacahan terhadap penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal (tuna wisma), orang penderita gangguan jiwa (yang ada di jalanan), awak kapal, penghuni perahu dan sebagainya," terang Tina Wahyufitri saat ditemui di kantor BPS Mamuju.

Dikatakan pencacahan atau pendataan dilakukan pada malam hari mulai pukul 11.00 Wita, sampai esok pagi.

Sasaran lokasi diantaranya terminal, pasar, emperan toko, gelandangan pinggir jalan arteri, hingga ke kantor gubernur.

Sebuah tim dibentuk untuk menyisir lokasi target sasaran, dan tim harus melebarkan kelopak mata serta melawan dinginnya malam untuk mengamati setiap sudut lokasi yang dilalui.

Sedikitnya ada 12 tim yang diterjungkan pada Malam Regsosek tersebut, menyasar sudut kota Mamuju.

"Petugas melawan ngantuk demi  memperoleh jumlah penduduk yang sebenarnya," lanjut Tina Wahyufitri.

Beberapa momen dilalui tim diantaranya, ialah harus berkomunikasi dengan orang penderita gangguan jiwa.

Serta berhadapan dengan kondisi susahnya membangunkan gelandangan dan sejenisnya.

"Ini demi mencatat untuk membangun negri, satu data untuk program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat," ungkap Tina.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved