Kasus Pencabulan Mamuju

Modus Oknum Imam Masjid di Mamuju Cabuli Remaja 16 Tahun, Pura-pura Jadikan Korban Sebagai Pacar

Motif pelaku Melakukan bujuk rayu, tipu muslihat dengan menjanjikan sesuatu, dan berpura pura menjadi pacar korban padahal pelaku sudah berkeluarga

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Pelaku IC , pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur di Mamuju 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pelaku (IC), seorang imam masjid di Mamuju kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, usai mencabuli seorang remaja berusia 16 tahun, sebut saja namanya Suci (nama samaran).

Personel Polresta Mamuju IC pada Rabu (20/9/2022), di Jl AP Pettarani, Kelurahan binanga, Kabupaten Mamuju pukul 14.00 WITA.

Penangkapan ini berdasarkan laporan polisi nomor LP / 523 / IX / 2022 / SPKT RESTA MAMUJU / SULBAR tanggal 15 September 2022, usai Unit PPA Satuan Reskrim Polresta Mamuju melakukan penyelidikan dan penyidikan.

Baca juga: BREAKING NEWS - Polisi Tangkap Oknum Imam Masjid Cabuli Remaja 16 Tahun di Mamuju

"Terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur tersangka dijerat pasal 81 ayat (2) UU Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPU no 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sehingga tersangka terancam hukuman penjara paling lama 20 tahun dan minimal 5 tahun," ujar Iptu Junaid, Kepala unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta mamuju.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Rigan Hadinagara melalui Kanit PPA Iptu Junaid menjelaskan kronologis, atau kejadian bahwa berawal ketika saksi Darmia, mendapati dan membaca pesan WhatsApp di hp milik korban, sebut nama SUCI (16) kepada pelaku, yang mengatakan bahwa korban takut hamil.

Dikarenakan sudah disetubuhi oleh pelaku, sehingga saksi memberitahukan hal tersebut kepada orang tua SUCI, kemudian menanyakan perihal tersebut kepada anaknya, dan korban menjelaskan bahwa pada jumat, 9 september lalu sekitar pukul 13.30 - 15.30 di sebuah wisma, korban disetubuhi oleh pelaku sebanyak 4 kali.

Lanjutnya, Motif pelaku Melakukan bujuk rayu, tipu muslihat dengan menjanjikan sesuatu, dan berpura pura menjadi pacar korban padahal pelaku sudah mempunyai seorang istri dan anak.

"ModusnyaPelaku menjemput korban dirumah temannya dikarenakan saat itu hujan selanjutnya membawa korban ke wisma kemudian membujuk korban melakukan persetubuhan," ujar AKP Rigan, Rabu (21/9/2022).

Barang bukti yang diamankan sebagai berikut :
1.Celana jeans warna hitam
2.Baju Kaos lengan panjang ,warna biru Navy ,lengan warna hitam.
3.Baju kaos lengan pendek,dengan gambar perahu pinisi warnah hitam.
4.celana dalam pria merk tifa warna coklat tua
5.hp oppo A12 warna hitam.
6.Baju Sekolah Pramuka warna coklat.
7.Rok sekolah warna Coklat.
8.Jilbab Warna coklat.
9.BH Warna pink Peach  merk sport bra.
10.Celana dalam warna pink motif gambar love.
11.Sepasang kaos kaki warna putih.
12.Sepasang sepatu warna hita mrk Ando.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved