Penerima BLT BBM di Polman Mengeluh Dipaksa Habiskan Rp 300 Ribu Belanja di E Warung

Sebanyak 203 penerima BLT atau keluarga penerima manfaat (KPM) di desa tersebut masing-masing mendapatkan Rp 500 ribu per KK.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Arbab
Warga Desa Barumbung, Polman, terima BLT BBM Rp. 300 ribu, Senin, (12/9/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM dan sembako mulai diterima warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Salah satunya warga Desa Barumbung, Kecamatan Matakali, yang menerima BLT tersebut pada Minggu, (11/9/2022) lalu.

Sebanyak 203 penerima BLT atau keluarga penerima manfaat (KPM) di desa tersebut masing-masing mendapatkan Rp 500 ribu per KK.

Dengan rincian, Rp 300 ribu BLT BBM dan Rp 200 ribu BLT sembako.

Para penerima manfaat diwajibkan membelanjakan BLT sebanyak Rp 300 ribu ke kios yang telah ditunjuk oleh pendamping.

Salah satu penerima manfaat mengatakan para warga diarahkan untuk membelanjakan BLT tersebut di warung yang berada di luar desa tersebut.

"Katanya itu warung yang terdaftar, lokasinya di Kelurahan Matakali," ucap IL saat dihubungi via telepon, Selasa, (13/9/2022).

Dia mengatakan, harga beras di warung yang ditunjukan pendamping dinilai mahal.

Kata dia, para penerima manfaat harus menghabiskan uang sebanyak Rp 300 ribu dengan mendapatkan dua karung beras, satu ekor ayam dan bawang merah dan putih.

"Rp 300 ribu harus dihabiskan, kita dapat dua karung beras, satu ayam dan bawang merah dan bawang putih," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved