Penertiban Lapak Liar

Ingin Dapat Adipura, Satpol PP Bongkar Paksa Lapak Penjual Sayur dalam Kota Pasangkayu

Penertiban berlangsung dramatis karena mendapat reaksi penolakana dari pedagang. Satpol PP dalam para pedagang terlibat adu mulut.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Egi Sugianto
Lapak penjual sayur diangkut Satpol PP saat penertiban penjual sayur di Jalan Andi Depu Pasangkayu, Rabu (10/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tertibkan penjual sayur di Jl Andi Depu, Kelurahan Pasangkayu, Pasangkayu, Rabu (10/8/2022).

Penertiban berlangsung dramatis karena mendapat reaksi penolakana dari pedagang.

Satpol PP dalam para pedagang terlibat adu mulut.

Baca juga: Selebaran Pemberitahuan Penertiban PKL di Pasangkayu Dirobek

Baca juga: Satpol PP Mamuju Bongkar Paksa Lapak Penjual Durian Ganggu Tata Kota, Sudah Diingatkan

Pantauan Tribun-Sulbar.com, di lokasi lapak penjual sayuran di jalan tersebut, sekitar pukul 09.00 wita, lapak penjual berhasil diangkut oleh Satpol PP.

Total ada sekitar 12 meja lapak jualan diangkat paksa oleh tim Satpol PP.

Kasatpol PP Pasangkayu, Nasrum, mengatakan penertiban dilakukan agar pedagang bisa kembali ke pasar.

Tujuan lain penertiban ini, adalah untuk penataan Kota Pasangkayu agar lebih bersih.

“Kita tertibkan karena kemauan bupati yang ingin Pasangkayu bersih,” ucapnya kepada Tribun-Sulbar.com.

Dikatakan, kemauan lain mengapa dilakukan penertiban agar daerah ini bisa meraih sertifikat Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Lapak penjual sayur dalam Kota Pasangkayu diangkut Satpol PP
Lapak penjual sayur diangkut Satpol PP saat penertiban penjual sayur di Jalan Andi Depu Pasangkayu, Rabu (10/8/2022).

“Maunya pemerintah agar daerah ini, dapat Adipura sehingga kita tim melakukan penertiban,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Antara
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved