Berita Mamuju

Transfer Rp215 Juta ke Rekening Polisi, Warga Sulteng Lapor Ipar ke Polda Sulbar, Diduga Calo Casis

Uang ditransfer tersebut menggunakan rekening milik salah satu oknum polisi yang juga merupakan menantu kakak ipar korban.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Sapri (Korban) saat melaporkan kasus penipuan di hadapan Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan, (Abd Rahman). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Seorang warga Sulawesi Tengah, Sapri (53) melaporkan Hj Darmi ke Polda Sulawesi Barat.

Hj Darmi adalah mertua soerang anggota polisi yang bertugas di salah satu Polsek di Kabupaten Polewali Mandar.

Sapri mengaku ditipu oleh Hj Darmi dengan mengiming anaknya bisa lolos bintara polri.

Berdasarkan pengakuan pelapor kepada Tribun-Sulbar.com saat ditemui di Mapolda Jl Aiptu Nurnam, Lingkungan Kalubibing, Kelurahan Mamunyu, Mamuju, Sulbar, dia telah mengalami kerugian sebesar Rp 215 juta.

Uang tersebut diserahkan oleh korban kepada terlapor melalui transfer bank ke rekening seorang anggota polisi.

Uang itu dikirim oleh korban sebanyak 12 kali transfer kepada Hj Darmi melalui rekening polisi yang diketahui adalah anak menantunya.

"Kejadian tahun 2021. Saya daftarkan anakku menjadi calon siswa bintara polri di Polda, saya dijanji anak saya akan diloloskan, tapi harus menyerahkan sejumlah uang," tuturnya.

Sapri menyerahkan uang kepada Hj Darmi sebelum memasukkan berkas pendaftaran.

Rupanya, saat pengumuman selengkasi berkas, anak Sapri dinyatakan tidak lolos.

"Awalnya saya tertarik karena dibujuk, saya percaya karena dia kakak Ipar saya sendiri, akhirnya saya serehkan uang sebanyak itu dengan 12 kali transfer ke rekening anak menantunya yang merupakan anggota polisi," jelasnya.

Korban saat melapor ke Polda Sulbar dia memperlihatkan bukti transfer sebanyak 12 kali ke rekening polisi.

Merasa dirugikan, korban akhirnya meminta kembali ganti rugi kepada pelaku namun pelaku menolak untuk mengembalikan uang milik korban tersebut.

"Karena dijanji akan meloloskan anak saya jadi polisi di Polda Sulbar, saya rela menyerahkan uang untuk pembayaran agar anak saya lolos jadi polisi," ungkap Sapri saat ditemui Tribun-Sulbar.com, di Polda Sulbar Jl Bripti Nurman, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Senin (30/5/2022).

Hingga saat ini uang yang diserahkan korban tersebut belum juga dikembalikan.

Sebelum melaporkan kakak iparnya sendiri korban sempat menghubungi kakak iparnya.

Korban sudah dimintai keterangan oleh Direktorat Krimina Umum Polda Sulbar pada Senin (30/5/2022) kemari.

Sapri, berharap agar pihak Polda Sulbar secepatnya memproses laporannya tersebut.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved