Pasar Murah
Sebelum Hujan! Telur, Mentega & Minyak Goreng Diserbu Warga Mamuju di Pasar Murah
"Karena telur mahal harganya di pasar, mumpung ada di sini, jadi kita kejar itu," terang Nurania saat ditemui.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Hasrul Rusdi
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Menjelang lebaran, mentega, telur dan minyak goreng pun menjadi buruan emak-emak di Kota Mamuju.
Hal itu disampaikan salah satu warga yang rela antre hingga rebutan di pasar murah Jl Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Mamuju, Rabu (27/4/2022).
Salah satu warga Kelurahan Rimuku, Nurania mengaku bahan dasar kue saat ini jadi keperluan mendesak.
"Karena telur mahal harganya di pasar, mumpung ada di sini, jadi kita kejar itu," terang Nurania saat ditemui.
Ia bersama warga lainya rela berdesak-desakan untuk mendapatkan telur dan mentega.
Sementara minyak goreng ia rela menuggu antre lama.
Baca juga: Selain Persoalan Gaji, Diskriminasi Buat Marko Simic Pergi dari Persija Jakarta
Baca juga: Hujan Deras! Pasar Murah Pemkab Mamuju di Lapangan Ahmad Kirang Sepi Pengunjung

Ia mengatakan untuk membuat adonan kue khas lebaran, telur dan mentega sangat dibutuhkan.
Harga murah menjadi alasan utama warga menyerbu pasar murah kebutuhan pokok tersebut.
Untuk harga telur yang ada di pasar tradisional saat ini mencapai Rp 48 ribu per rak.
Sementara harga telur di pasar murah itu turun menjadi Rp 40 ribu per rak.
Pasar murah tersebut menawarkan sejumlah bahan pokok yang harganya dibawa harga pasar tradisional.
Tersedia migor cura sembilan ton, tabung gas elpiji, daging kerbau beku dan daging ayam beku.
Kemudian bahan pangan lainya seperti beras, sayur-sayuran, cabe gula, mentega dan telur.
Puluhan jeriken kapasitas lima liter pun sudah berjejer antre mendapatkan minyak goreng.
Untuk persyaratan pembelian minyak goreng curah harus membawak Kartu Tanda Penduduk (KTP).