Maraknya Pohon Tumbang, BPBD Mamuju Tengah Butuh Tambahan Chinsaw dan Pengadaan Truk

Mustalib tambahkan, penambahan chinsaw untuk mempercepat proses evakuasi pohon tumbang.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samsul Bachri
Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik BPBD Mateng, Mustalib, Selasa (29/3/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Maraknya pohon tumbang menjadi perhatian tersendiri Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Tengah (Mateng).

Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik (BPBD) Mamuju Tengah, Mustalib mengatakan perlu ada penambahan alat.

“Butuh ditambah lagi alatnya, supaya bisa lebih cepat bergerak,” ungkap mantan kepala KCD Karossa ini, Selasa (29/3/2022).

Penambahan alat yang dimaksud berupa chinsaw dan pengadaan truk pengangkut material.

Mengingat saat ini musim hujan dan angin kencang.

Sehingga rawan pohon tumbang, terutama pohon pelindung yang ada di pinggir jalan.

Seperti terjadi di Jalan Poros Tumbu, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah, Senin (28/3/2022), kemarin.

Sebuah pohon besar jenis Trambesi tumbang dan menutupi badan jalan.

Sehingga arus lalu lintas sempat macet total.

Beruntung, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Mateng segera turun ke tempat kejadian.

Dibantu warga setempat, pohon tersebut dievakuasi dan disingkirkan ke pinggir jalan.

Sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.

Mustalib menambahkan, penambahan chinsaw untuk mempercepat proses evakuasi pohon tumbang.

Sedangkan pengadaan truk pengangkut, untuk mengangkut material pohon yang sudah di potong-potong.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved