Hapus Tato Gratis

58 Orang Hapus Tato di Majene, Peserta dari Polewali, Majene, Mamuju hingga Makassar

"Sebelumnya sudah pernah di Bone, Maros, Makassar, Polman dan ini Majene sudah yang kelima," kata pria asal Mamuju, Sulbar tersebut.

Penulis: Masdin | Editor: Hasrul Rusdi
Masdin/Tribun-Sulbar.com
Salah satu peserta tengah mendapat pelayanan menghapus tato dalam Majene Hapus Tatto 2022 yang digelar Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), Sedekah Rombongan Majene (SRM) dan pemerintah Majene di Gedung Assamalewuang, Sabtu (26/3/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Puluhan warga Majene memanfaatkan layanan Hapus Tatto 2022 di Gedung Assamalewuang, Sabtu (26/3/2022).

Kegiatan tersebut digagas oleh Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), Sedekah Rombongan Majene (SRM) dan pemerintah Kabupaten Majene

Hapus Tatto yang baru pertama kalinya digelar di Kabupaten Majene juga didukung oleh Muslim Bikers Indonesia dan Majene Mengaji.

Ketua Mahtan, dr Abdul Azis menuturkan peserta mencapai 58 orang.

Dimana akhwat (perempuan) 15 orang dan ikhwan (laki-laki) 43 orang.

Baca juga: Simak Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur, Tradisi Masyarakat Masyarakat Indonesia Sebelum Maasuk Ramadan

Baca juga: Selamat Jalan Taylor Hawkins, Drummer Foo Foghters Meninggal Dunia di Usia 50 Tahun

Salah satu peserta tengah mendapat pelayanan menghapus tato dalam Majene Hapus Tatto 2022 yang digelar Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), Sedekah Rombongan Majene (SRM) dan pemerintah Majene di Gedung Assamalewuang, Sabtu (26/3/2022).
Salah satu peserta tengah mendapat pelayanan menghapus tato dalam Majene Hapus Tatto 2022 yang digelar Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), Sedekah Rombongan Majene (SRM) dan pemerintah Majene di Gedung Assamalewuang, Sabtu (26/3/2022). (Masdin/Tribun-Sulbar.com)

"Pesertanya ini ada dari Polewali Mandar, Mamuju dan Makassar," ujar dr Azis.

Sebelum mendapat pelayanan hapus tato gratis, para peserta yang datang akan melalui beberapa tahap.

Seperti registrasi termasuk menyertakan hasil pemeriksaan kesehatan.

Kemudian menyetor hapalan 10 ayat surat Ar-Rahman, kemudian anastesi hingga proses penghapusan tato dengan laser.

Salah satu peserta atau penerima manfaat, Kamal Arifin mengaku sudah kelima kali ikut kegiatan serupa.

"Sebelumnya sudah pernah di Bone, Maros, Makassar, Polman dan ini Majene sudah yang kelima," kata pria asal Mamuju, Sulbar tersebut.

Kamal mengaku bersyukur dengan kegiatan hapus tato ini, selain tidak dibebankan biaya, juga membantunya untuk hijrah.

"Kami betul-betul terbantu, cuman karena ini kegiatan sosial jadi saya harap pemerintah bisa tersus memfasilitasi," tutupnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Masdin

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved