Warga Digigit Anjing

4 Warga Mambi Mamasa Dirujuk Setelah Digigit Anjing, Kapus Sebut Vaksin Rabies Habis

Dalam sebulan ini telah terjadi empat kasus warga digigit anjing di wilayah kerja Puskesmas Mambi Mamasa. 

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Puskesmas Mambi, kabupaten Mamasa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Sedikitnya empat warga di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), harus dirujuk akibat digigit anjing. 

Empat kasus ini terjadi sepanjang bulan Maret 2022.

Ironisnya, empat warga Mambi ini harus dirujuk ke RSUD Kondosapata Mamasa, lantaran vaksin suntik rabies tidak tersedia di Puskesmas Mambi. 

Sebelum akhirnya dirujuk, empat warga ini sempat dirawat di UGD Puskesmas Mambi. 

Hal tersebut dibenarkan Kepala Puskemas Mambi, Nurbintang. 

Dia menyebut, dalam sebulan ini telah terjadi empat kasus warga digigit anjing di wilayah kerja Puskesmas Mambi. 

Kata dia, pekan lalu terdapat dua warga di Desa Salumaka dan dua dari Kelurahan Talippuki jadi korban digigit anjing. 

Nurbintang mengakui, keempat warga itu harus dirujuk karena vaksin rabies di Puskesmas Mambi tidak tersedia. 

Pasalnya, hanya di ibu kota Kabupaten Mamasa yang memiliki vaksin Rabies. 

Parahnya lagi, diakui Kepala Puskesmas Mambi, belum diketahui keempat warga merupakan korban gigitan anjing gila atau bukan. 

"Kita belum tahu apakah akibat anjing gila atau bukan, tapi informasi dari warga ciri-cirinya mengarah ke sana," ujarnya, saat dikonfirmasi di PKM Mambi, Kamis (24/3/2022).

Dengan kejadian ini, ia berharap,  pemerintah segera mengantisipasi penyebaran virus rabies yang dianggap bisa  membahayakan masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved