BPJS Kesehatan

SUDAH TAHU? Mulai 1 Maret, Jual Beli Tanah di Mamuju Wajib Sertakan BPJS Kesehatan

Syarat melampirkan kartu BPJS Kesehatan dalam jual beli tanah ini akan berlaku mulai 1 Maret 2022.

Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Suasana di Kantor BPJS Kesehatan, Mamuju, Rabu (11/8/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - BPJS Kesehatan jadi syarat jual beli tanah di Mamuju per 1 Maret 2022.

Setiap transaksi jual beli tanah di Mamuju wajib menyertakan BPJS kesehatan.

Hal tersebut disampaikan kepala BPJS Kesehatan Mamuju, Umrah Nurdin, kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (1/3/2022).

Dikatakan, aturan tersebut tindak lanjut pelaksanaan instruksi Presiden nomor 1 tahun 2022,

tentang optimalisasi pelaksanaan program JKN oleh kementerian Agraria Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang dilaksanakan mulai 1 Maret 2022.

"Persyaratan kepesertaan program JKN yang dimaksud dikenakan untuk penerima hak atau pihak pembeli," kata Umrah.

Untuk wilayah Sulawesi Barat, persyaratan jual beli hanya berlaku di kantor ATR/BPN Kabupaten Mamuju.

Sementara, untuk pelayanan pembuatan Surat Izin Mengumudi (SIM) dan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) belum diberlakukan.

"Kalau untuk SIM dan STNK belum ada regulasinya, hanya di ATR/BPN saja," ungkapnya.

Diketahui, Pemerintah akan mensyaratkan Kartu BPJS Kesehatan dalam peralihan pendaftaran hak atas tanah atau hak milik rumah susun (rusun) alias jual beli tanah.

Syarat melampirkan kartu BPJS Kesehatan dalam jual beli tanah ini akan berlaku mulai 1 Maret 2022.

Hal ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diteken Presiden Joko Widodo (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Sumber: Tribun sulbar
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved