Breaking News:

Minyak Goreng Curah

Sempat Melarang, Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah, ADA APA?

Pemerintah melalui Kemendag mencabut larangan penjualan minyak goreng curah.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Proses pengambilan minyak goreng curah dari drum besi ke botol kemasan plastik di pasar baru, Jl Abdul Syakur Kelurahan Karema, Mamuju, Jumat (26/11/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah telah resmi mencabut larangan penjualan minyak goreng curah.

Padahal, awalnya pemerintah akan memberlakukan larangan penjualan minyak goreng curah per 1 Januari 2022.

Oke Nurwan, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyampaikan, pembatalan tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Dan diskusi dengan berbagai pihak mengenai untung rugi dari penerapan larangan peredaran minyak goreng curah.

Oke Nurwan menilai pemerintah memperhatikan kondisi siklus komoditas yang dipicu beberapa faktor.

Pedagang minyak goreng curah di Pasar Baru Indramayu, Jawa Barat.
Pedagang minyak goreng curah di Pasar Baru Indramayu, Jawa Barat. (Tribun Jabar/Handhika Rahman)

Baca juga: Disdag Mamuju Gelar Pasar Murah Pada 18 Desember 2021, Harga Minyak Goreng Lebih Murah

Baca juga: Pedagang Pasar Keluhkan Minyak Goreng Langka dan Mahal, di Toko Retail Pun Dibatasi 2 Pembelian Saja

Salah satu diantaranya adalah pemulihan ekonomi di berbagai negara yang berdampak terhadap peningkatan permintaan yang tak diimbangi dengan suplai yang mencukupi.

Sehingga hal tersebut berdampak pada komoditas minyak goreng.

Mengingat, saat ini harga crude palm oil (CPO) internasional berkisar 1.305 Dollar AS per ton.

Harga tersebut naik sebesar 27,17 persen jika dibandingkan dengan awal tahun 2021.

Kenaikan CPO tersebut berimbas pada kenaikan harga minyak goreng.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved