SKD CPNS 2021

Sebelum Ada Dugaan Curang SKD CPNS 2021, Kepala BKN Sudah Sampaikan Antisipasi Penyalahgunaan Sistem

Bima sudah menekankan, petugas harus menjaga integritas, harus jujur, akuntabel, dan bertanggung jawab terhadap proses seleksi khususnya di Tilok.

Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Timur.com/Nurhadi
Plt Kepala BKN, Bina Haria Wibisana saat berkunjung di kantor UPT BKN Mamuju, Sulbar, Rabu (28/3/2018). 

TRIBUN-SULBAR.COM - Jauh sebelum pelaksanaan Seleksi Komptensi Dasar (SKD) CNPS 2021 dengan metode Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah mengantisipasi kecurangan.

Hal itu disampaikan langsung Plt Kepala BKN Bima Haia Wibisana, dikutip dari Bangkapos.com, yang diterbitkan pada 31 Agustus 2021.

Bima sudah menekankan, petugas harus menjaga integritas, harus jujur, akuntabel, dan bertanggung jawab terhadap proses seleksi khususnya di Tilok.

Baca juga: Nilai Tertinggi SKD CPNS 2021 Sulbar Diduga Curang, Komputer Digunakan Dikirim ke Makassar

Baca juga: Bryan Teguh Thosuly Peraih Nilai Tertinggi SKD CPNS 2021 Sulbar, Tertinggi Kedua Indonesia

"Jangan sampai ada penyalahgunaan sistem oleh siapa pun dan pihak mana pun,” terang Bima dalam Rapat Koordinasi Arahan Pimpinan BKN untuk Persiapan Seleksi CASN 2021, Senin (30/8/2021) lalu, yang diikuti seluruh petugas CAT BKN.

Jauh hari, Bima juga meminta agar pegawai BKN yang akan ditugaskan di seluruh Tilok SKD untuk memperhatikan betul pelaksanaan tes di lapangan.

Termasuk sarana prasarana perlu diantisipasi dari upaya tindak kecurangan, khususnya Tilok di luar kantor BKN.

Tidak hanya itu, Ia juga menegaskan agar para petugas tidak segan-segan melaporkan jika terjadi penyimpangan oleh pihak mana pun termasuk internal BKN.

“Saya minta agar pegawai BKN yang ditugaskan menjaga marwah institusi, berikan pelayanan yang prima, jangan biarkan ada kecurangan dan jangan sampai ada oknum menjanjikan kelulusan bagi peserta di Tilok.

Kita sudah bertahun-tahun menjaga sistem CAT ini agar terus berdampak baik pada sistem rekrutmen ASN, jangan sampai dirusak dengan hal-hal semacam itu,” tegasnya.

Pelakasanaan SKD CPNS 2021 Kementerian di UPT BKN Mamuju.
Pelakasanaan SKD CPNS 2021 Kementerian di UPT BKN Mamuju. (Tribun Sulbar / Hablu Hambali)

Di samping itu, Kepala Pusat Pengembangan Sistem Seleksi BKN Mohammad Ridwan menguraikan sejumlah persiapan teknis di internal BKN.

Mulai dari menetapkan Tim Petugas CAT BKN dengan beberapa komposisi yakni Koordinator, Petugas IT, Pengawas, dan Tim Pendukung (Tim Satpras, Tim Registrasi Peserta yang tidak ada panitia, Tenaga Kesehatan, Tenaga Keamanan Internal dan Eksternal dan Tenaga Kebersihan).

Ridwan juga menyampaikan ada beberapa rangkaian yang perlu disiapkan Tim Petugas CAT BKN di setiap Tilok.

Diantaranya seperti melakukan persiapan seleksi dengan panitia instansi dan memastikan sarana prasarana di Tilok sesuai dengan ketentuan CAT dalam Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2021 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT BKN.(*)

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Apakah Pelamar CPNS 2021 Bisa Curang Meski Tes Menggunakan Sistem CAT?

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved