Breaking News:

PPKM Majene

PPKM Majene Turun ke Level 2, Bupati Minta Warganya Tetap Disiplin 5M

Meski begitu, pemerintah Kabupaten Majene tetap meminta seluruh warga disiplin menerapkan protokol Covid-19.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele (AST). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus melakukan upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

Kabupaten Majene sudah berada di level dua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dimana sebelumnya berada di level tiga.

Selainn itu, Kabupaten Majene juga saat ini sudah berada di zona kuning (risiko rendah) berdasarkan peta risiko penyebaran Covid-19 Provinsi Sulbar per tanggal 5 September 2021.

Meski begitu, pemerintah Kabupaten Majene tetap meminta seluruh warga disiplin menerapkan protokol Covid-19.

Menerapkan 5M, menggunakan masker, menggunakan masker, mencuci tangan, 5M yakni menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Selain perilaku disiplin 5M, 3T adalah upaya untuk semakin menekan penyebaran virus Covid-19.

Pemerintah melalui satgas tetap aktif melakukan Testing, Tracing, dan Treatment.

Pemerintah Kabupaten Majene melalui surat edaran bupati nomor 24 tahun 2021, tetap melakukan pembatasan akitivitas perkantoran.

Surat edaran itu, menjelaskan tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 2 untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Majene.

Surat edaran tersebut memuat, pelaksanaan kegiatan perkantoran menerapkan Work From Office (WFO) 75 persen dan Work From Home (WFH) 25 persen dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved