Breaking News:

RSUD Regional

Paving Block RSUD Regional Kembali Dibongkar, dr Ihwan: Pasien Sudah Dipindahkan

"Masalah penyelesaian pembayaran itu sementara didiskusikan gubernur, spektorat dan pimpinan lainnya," kata dr Ihwan

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Direktur RSUD Regional Sulbar, dr Muhammad Ihwan. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pembongkaran paving block dan pasir kembali dilakukan pemilik material di RSUD Regional Sulbar, Jl RE Martadinata, Jumat (17/9/2021).

Direktur RSUD Regional Sulbar, dr Muhammad Ihwan mengatakan, pembongkaran paving block maupun pasir itu menjadi haknya.

"Masalah penyelesaian pembayaran itu sementara didiskusikan gubernur, spektorat dan pimpinan lainnya," kata dr Ihwan saat ditemui di area RSUD Regional.

Baca juga: Pendapatan RSUD Regional Sulbar Turun Drastis, Direktur Baru: Kita Akan Perbaiki

Baca juga: Dokter Muhammad Ihwan Janji Selesaikan Polemik Paving Block RSUD Regional Sulbar

Kondisi tenda perawatan darurat RSUD Regional Sulbar setelah pasir dan paving blok dibongkar kembali karena belum dibayar
Kondisi tenda perawatan darurat RSUD Regional Sulbar setelah pasir dan paving blok dibongkar kembali karena belum dibayar (Tribun-Sulbar/Habluddin)

Saat ini pelayanan pasien RSUD Regional dipindahkan ke gedung lama.

Apalagi, sudah ada sinyal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat terkait pembayaran proyek paving block.

"Kita segera mengajukan proposal ke BNPB Pusat karena ada juga hubungannya dengan mereka," ungkap dr Ihwan.

Selain itu, saat pembongkaran berlangsung tidak ada lagi pasien di tenda perawatan darurat.

Pantauan Tribun-Sulbar.com sebanyak dua tenda sudah dibongkar paving block dan pasirnya.

"Pasien semua dipindahkan di gedung rumah sakit lama. Jadi sejak kemarin Kamis (16/9/2021) saya sudah perintahkan pindahkan semua pasien," bebernya.

Pelayanan dipindahkan karena perawat maupun pasien merasa terganggu adanya pembongkaran paving block.

Sehingga, pelayanan RSUD Regional Sulbar dipindahkan sementara waktu sampai gedung utama selesai dikerjakan pihak ketiga.

"Ada empat mobil kita gunakan memindahkan semua pasien maupun alat perawatan ke sini," tandasnya.(*)

Lapoean Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved