Breaking News:

Banjir Mamasa

Warga Terdampak Bencana di Tabulahan Akhirnya Dapat Bantuan dari Pemda Mamasa

Setelah akses jalan terbuka, dilanjutkan pendataan warga terdampak bemcana, sambil memperbaiki rumah yang masih layak difungsikan.

Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Penyaluran bantuan korban bencana di Burana, Kecamatan Tabulahan, Mamasa, Sulawesi Barat. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pemerintah Kabupaten Mamasa, menetapkan status tanggap darurat penangan pascabencana di Kecamatan Tabulahan.

Rencananya, tanggap darurat selama tiga hari ke depan, dimulai Senin (6/9/2021) hingga Kamis (9/9/2021).

Tanggap darurat bencana ini disusul penyaluran bantuan dari pemerintah Kabupaten Mamasa.

Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi menuturkan, banjir bandang dan tanah longsor pada Kamis (2/9/2021) lalu, berdampak pada dua desa dan satu kelurahan di Kecamatan Tabulahan.

Baca juga: Eksponen Pembentukan Mamasa Patungan Perbaiki Jembatan Penghubung Sumarorong-Nosu

Baca juga: Kesaksian Korban Longsor di Tabulahan Mamasa, Berkali-kali Pindah Tetap Kena Longsor

Namun terparah ada di dua titik, yakni Desa Burana dan Desa Pangandaran.

Sehari setelah bencana, pemerintah darah kata Ramlan, membuka akses jalan dan memberikan bantuan darurat.

Setelah akses jalan terbuka, dilanjutkan pendataan warga terdampak bemcana, sambil memperbaiki rumah yang masih layak difungsikan.

Selanjutnya, dilakukan penyaluran bantuan bahan makanan dan peralatan pengungsian terhadap warga terdampak bencana.

"Kita sudah salurkan bantuan yang sifatnya emergency, berupa kebutuhan makanan, peralatan pengungsian dan obat-obatan," ungkap Ramlan Badawi, Senin (6/9/2021).

Selanjutnya kata Ramlan, saat ini pihaknya berupaya membuka akses penghubung Desa Burana dan Desa Pangandaran.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Semuel Mesakaraeng

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved