Breaking News:

Kebakaran Mamuju

Mobil Damkar Mamuju Mogok saat Menuju Lokasi Kebakaran

Akibatnya, pemadaman kebakaran di SD Inpres Salupangi, hanya menggunakan dua armada.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Mobil damkar mogok di tanjakan saat hendak menuju lokasi kebakaran. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Pemkab Mamuju, mogok akibat tak kuat menanjak.

Hal itu terjadi saat hendak menuju lokasi kebakaran, di SD Inpres Salupangi, Jl Poros Mamuju-Majene, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Sulbar, Rabu (28/7/2021`) siang.

Mobil yang sedianya memadamkan kobaran api di SD Inpres Salupangi, harus diparkir di bahu jalan tanjakan.

Akibatnya, pemadaman kebakaran di SD Inpres Salupangi, hanya menggunakan dua armada.

Satu unit armada tembak dan satu unit armada tangki.

Kepala Bidang Pemadan Kebakaran (Damkar), Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju, Idhan Khalid, kondisi armada itu sudah tua.

"Umur kendaraan memang sudah tua makanya selalu mogok, sudah tujuh tahun, sejak SDK masih menjabat jadi bupati," ujar Idhan Khalid ditemui di kantor Damkar, Jl Urip Sumoharjo, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sulbar, Rabu (28/7/2021) sore.

Baca juga: Kronologi Kebakaran SD Inpres Salupangi Mamuju

Baca juga: VIDEO: SD Inpres Salupangi Mamuju Ludes Terbakar

Dikatakan, hal tersebut bukan kali pertama mobil damkar Mamuju mogok saat hendak menuju lokasi kebakaran.

Ia juga mengatakan, jumlah armada pemadam kebakaran di Kabupaten Mamuju masih sangat kurang.

Membuat petugas pemadam kebakaran selalu kewalahan setiap ada peristiwa kebakaran.

Kabid Damkar Mamuju, Idhan Khalid
Kepala Bidang Pemadan Kebakaran (Damkar), Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju, Idhan Khalid.

"Mobil penembak air itu hanya tiga unit, dibantu satu tangki, Insyaallah tahun ini ada tambahan satu, kami sudah dijanjikan ibu bupati, sudah ada anggaranya," ucapnya.

Adhan pun mengimbau agar masyarakat selalu waspada.

Sebab, beberapa hari terakhir cuaca panas dan angin bertiup kencang di Mamuju.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com,Fahrun Ramli

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved