Breaking News:

Covid 19 Mamuju

45 Anggota DPRD Sulbar Work From Home Usai Suraidah Suhardi Umumkan Positif Covid-19

Abdul Rahim mengatakan dia belum bisa menentukan, sampai kapan WFH para anggota DPRD Sulbar akan berlangsung.

handover
Wakil Ketua III DPRD Sulawesi Barat, Abdul Rahim 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Semuel Messakaraeng

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - 45 Anggota DPRD Sulbar Work From Home Usai Suraidah Suhardi Umumkan kembali Positif Covid-19

Sebanyak 45 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat menjalani Work From Home (WFH), setelah Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi mengumumkan dirinya kembali kena Covid-19.

Suraidah mengumumkan dirinya positif covid pada Kamis (15/7/2021) hari ini.

Baca juga: Ayah Ketua DPRD Sulbar, SDK Ngaku Tak Khawatir Lagi Jika Positif Covid-19

Baca juga: Ketua DPRD Sulbar 2 Kali Positif COVID-19, Sebut Pemprov Masih Kurang Kampanye Prokes

Sehari setelah ia mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD, yang berada di Jl Abdul Malik, Kota Mamuju, Sulawesi Barat pada Rabu (14/7/2021) kemarin.

Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi saat menghadiri rapat paripurna dalam rangka HUT Mamuju ke-481. Nampak Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di sampingnya.
Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi saat menghadiri rapat paripurna dalam rangka HUT Mamuju ke-481. Nampak Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di sampingnya. (Tangkapan layar Status WhatsApp Suraidah Suhardi)

Wakil Ketua III DPRD Sulbar, Abdul Rahim meminta Satuan petugas (Satgas) Cvodi-19 lebih proaktif mencegah penyebaran virus ini.

Apalagi, tren kenaikan covid kali ini lebih mengkhawatirkan dibanding tahun lalu.

"Dan berdasarkan hasil swab Ketua DPRD yang dinyatakan positif, maka hari ini kami memutuskan untuk WFH (Work From Home) dulu. Hal ini kami lakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya.

"Jangan sampai terjadi cluster baru di DPRD," sambung dia.

Dia belum bisa menentukan, sampai kapan WFH para anggota DPRD Sulbar akan berlangsung.

"Mungkin nanti kita akan kembali rapat jika kondisinya benar-benar baik," katanya lagi.

Abdul Rahim merasa prihatin dengan kondisi yang dialami Suraidah.

Dia berharap, kasus covid yang menimpa Suraidah menjadi pembelajaran bagi masyarakat, agar meningkatkan kepatuhan terhadap Protokol kesehatan (Prokes).

Termasuk tidak menjalankan aktivitas yang dapat menimbulkan kerumunan. (*)

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Ilham Mulyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved