TOPIK
Nelayan Majene
-
Selama pelatihan peserta akan menerima materi dan praktek langsung tentang keselamatan kerja di laut.
-
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Jumat (21/1/2022) daerah pesisir Cilallang, Kelurahan Pangali-ali hingga Tanjung Batu Majene tidak ada aktivitas nelayaN.
-
Menurut keterangan salah seorang penumpang kapal Bustan, Nelayan itu ditemukan di sekitar periaran Somba, Majene, Selasa (16/11/2021).
-
Menurut keterangan salah seorang penumpang kapal Bustan, nelayan itu ditemukan di sekitar periaran Somba, Majene.
-
Pengakuan Sukri, dia tidak mengetahui jika hiu adalah salah satu hewan dilindungi.(*)
-
Sukri mengaku, Hiu itu tersangkut di tali pancingnya. Awalnya ia hendak memancing ikan biasa.
-
Beruntungnya, ada buah ketapang yang hanyut ke perahunya, itupun hanya satu.
-
"Makanya saya berinisiatif kalau bukan diperubahan atau anggaran tahun 2022 akan dibantu radio komunikasi," ungkap Fadli.
-
Kepala Desa Tubo Nasri (45) membenarkan jika foto dalam postingan Facebook yang beredar itu adalah Muhammad Idris R.
-
"Takut melaut karena sekarang musim angin kencang," ujar Mamat ditemui di Pantai Tamo, Rabu (1/9/2021).
-
"Sementara masih nihil. Akan kembali dilanjutkan besok, Kamis (2/9/2021)," ujar Syahran kepada Tribun-Sulbar.com.
-
Tim SAR Mamuju berkoordinasi dengan pihak Kantor SAR Makassar untuk membantu memantau area dugaan operasi yang dimaksud.
-
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Majene Ichwanty mengatakan, pihaknya mengaku tidak ada program untuk membantu nelayan hilang.
-
Ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah berusaha meminimalkan risiko nelayan hilang dengan membagikan pelampung.
-
"Satu rubber boat dan 5 kapal nelayan. Untuk Tim SAR sendiri menyisir laut 15 Nm. Pencarian dilakukan pagi hingga sore," ujar M Fathur
-
omandan Operasi Tim SAR Mamuju, M Fathur Rahman mengatakan, Tim SAR melakukan pencarian dua nelayan ini dengan jarak 15 Nautical mile (Nm).
-
"Mesinnya bagus karena baru sudah diservis. Biasa ji telat datang kalau macet. Tapi ini sudah lama sekali," ujar Sakinah kepada Tribun-Sulbar.com.
-
"Sudah ada empat orang yang keluar (ke laut) cari. Mereka bawa persediaan air minum satu dos," ujar Kepala Lingkungan Tamo Dhua, Saenong (51).
-
Menurut warga Tamo, Riswan (29), keduanya berangkat bersama melaut dengan satu kapal pada Jumat (27/8/2021) sekitar pukul 18.00 Wita.
-
Menurut warga Tamo, Riswan (29), keduanya berangkat bersama melaut dengan satu kapal pada Jumat (27/8/2021) sekitar pukul 18.00 Wita.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved