Angin Kencang
Angin Kencang di Tinambung Polman Rusak 5 Rumah Warga
Jumlah kerusakan rumah warga ini merupakan data dicatat Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polman.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/anmgin-rd.jpg)
Ringkasan Berita:
- Angin kencang di Kecamatan Tinambung, Polman, menyebabkan lima rumah warga di Dusun Ga’de, Desa Tangnga-Tangnga, mengalami kerusakan pada Rabu (13/5/2026).
- BPBD Polman mencatat kerusakan terjadi pada bagian atap, dinding, dan rangka rumah, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
- Warga terdampak kini membutuhkan bantuan terpal darurat, dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp7 juta.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Sebanyak lima rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (13/5/2026).
Lima rumah alami kerusakan ini terjadi di Dusun Ga'de, Desa Tanganga-Tangnga, Kecamatan Tinambung.
Jumlah kerusakan rumah warga ini merupakan data dicatat Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polman.
Baca juga: Santri dan Pelajar Mamuju Tengah Ikut Aksi Menggambar Bersama IKPS di Tugu Benteng Kayu Mangiwang
Baca juga: Demi Hindari Pantauan Polisi, Penambang Emas Ilegal di Bonehau Mamuju Beraktivitas Malam Hari
Mereka mendatangi rumah warga untuk asesmen tingkat kategori kerusakan rumah warga.
Peristiwa angin kencang melanda pemukiman warga ini terjadi pada Senin (11/5/2026) kemarin.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya menimbulkan kerusakan rumah.
Kepala BPBD Polman, Andi Candra mengatakan rumah rusak pada bagian atap, dinding dan rangka rumah.
"Akibat kejadian ini beberapa rumah warga alami kerusakan, tetapi tidak ada korban jiwa," ungkap Andi Candra kepada wartawan.
Dia menyebut petugas tanggap darurat bencana telah mendatangi lokasi kejadian untuk asesmen.
Serta koordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk pengadaan keperluan mendesak.
Andi Candra menyebut kebutuhan mendesak bagi warga saat ini yakni terpal sebagai atap rumah.
"Sementara taksiran kerugian total keseluruhan kerusakan rumah ini capai Rp7 juta," ungkapnya.
Berikut data pemilik rumah alami kerusakan akibat dilanda angin kencang.
Nama : Burhanuddin (43) satu Kepala Keluarga (kk) enam jiwa
Kategori: Rusak Sedang
Nama : Nurma (80), satu kk, dua jiwa
Kategori: Rusak Ringan
Nama: St. Deha (80), satu kk dua jiwa
Kategori: Terdampak
Nama : Abd. Rahman (71), satu kk 2 jiwa
Kategori: Terdampak
Nama Mandar (41), satu KK, delapan jiwa,
Kategori: Terdampak.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli
| Lapak Pedagang di Pasar Smart Pasangkayu Ambruk Usai Diterjang Angin Kencang |
|
|---|
| Pagi Ini Angin Kencang Landa Bambaira Pasangkayu, Warga Waspada |
|
|---|
| Diterjang Angin Kencang, Monumen di Jalan Moh Hatta Patah dan Terhempas |
|
|---|
| Angin Kencang Rusak Rumah Warga Babana Mamuju Tengah |
|
|---|
| Angin Kencang dan Gelombang Besar Rusak Gazebo dan Tanggul Pantai di Pasangkayu |
|
|---|