Rabu, 3 Juni 2026

Tumpukan Sampah

Usai Libur Lebaran, Sampah Menumpuk di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata Polman

Pantauan wartawan, sampah ini menumpuk di sudut kompleks pasar di Jalan Tamajarra, Kelurahan Pekkabata.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Usai Libur Lebaran, Sampah Menumpuk di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata Polman
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
TUMPUKAN SAMPAH - Sampah kembali menumpuk di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata di Kabupaten Polman, Sulbar setelah libur Lebaran Idulfitri, Rabu (25/3/2026). Pantauan wartawan, sampah ini menumpuk di sudut kompleks pasar di Jalan Tamajarra, Kelurahan Pekkabata. 

Ringkasan Berita:
  • Sampah menumpuk di Pasar Sentral Pekkabata setelah libur Lebaran karena belum diangkut petugas.
  • Volume sampah meningkat akibat aktivitas pasar dan minimnya pengangkutan selama libur.
  • Warga pasar tetap beraktivitas meski terganggu bau tidak sedap dari tumpukan sampah.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sampah kembali menumpuk di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), setelah libur Lebaran Idulfitri 1447, Rabu (25/3/2026).

Pantauan wartawan Tribun-Sulbar.com, sampah ini menumpuk di sudut kompleks pasar di Jalan Tamajarra, Kelurahan Pekkabata.

Tampak sampah tersebut dibungkus karung dan plastik, lalu disusun hingga menyerupai gunung.

Baca juga: Sat Lantas Polres Pasangkayu Tegur Pemudik Tanpa Spion di SPBU Bulu Cindolo, Ingatkan Keselamatan

Baca juga: Ditangkap saat Kabur ke Majene, Polisi Lumpuhkan Pelaku Begal dan Rudapaksa Kurir di Mamuju Tengah

Tumpukan sampah juga sudah mengeluarkan bau busuk tak sedap, serta ceceran air.

Meski cukup mengganggu, warga pasar tampak tetap beraktivitas seperti biasanya, tanpa terganggu dengan aroma busuk.

Sampah Menumpuk Sejak Libur, Belum Diangkut Petugas

Pedagang, Adrian, menyebut tumpukan sampah ini terjadi sejak libur Lebaran, yang awalnya hanya sedikit.

"Awalnya hanya beberapa tumpukan, tiba-tiba sudah banyak lagi, karena belum diangkut petugas," kata Adrian kepada wartawan.

Ia menyampaikan sampah ini berasal dari aktivitas pasar, sisa-sisa sayuran, hingga limbah rumah tangga.

Selama ini warga pasar menumpuk sampahnya di sudut pinggir jalan agar mudah diangkut.

Namun, selama beberapa hari terakhir di masa libur Lebaran, petugas kebersihan, kata Adrian, belum datang mengangkut sampah.

"Kita juga tidak tahu kendala petugas, mungkin masih libur atau bagaimana karena belum diangkut," ungkapnya.

Ia menambahkan volume sampah memang meningkat saat libur Lebaran, serta tidak adanya pengangkutan.

Adrian mengaku telah melaporkan tumpukan sampah ini ke petugas pasar agar laporan itu diteruskan ke petugas kebersihan.

Sementara itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Polman belum menjawab saat coba dihubungi wartawan Tribun-Sulbar.com.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved