Kebakaran Rumah
Lansia Meninggal di Rumah Terbakar Tapango Polman Tak Sempat Selamatkan Diri karena Terbaring Sakit
Namun korban Lansia yang terbaring sakit ini tak sempat diselamatkan saat kobaran api semakin membesar.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Lansia-di-polman-tewas-terbakar-di-rumahnya.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Kronologi pria Lanjut Usia (Lansia) berusia 90 tahun Bernama Rakimang tewas dalam insiden kebakaran rumah di Dusun 3, Desa Tapango Barat, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (2/6/2026).
Korban tewas dengan luka bakar di sekujur tubuh atau terpanggang karena tak dapat menyelamatkan diri.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.30 Wita, api diduga berasal dari tripleks belakang rumah yang terbakar.
Baca juga: Rumah di Tapango Polman Hangus 1 Tewas Diduga Dibakar Penghuni Lain Alami Gangguan Kejiwaan
Baca juga: Tabrak Avanza yang Hendak Belok Remaja 16 Tahun di Polman Tewas di Tempat
Penghuni rumah panggung ini satu keluarga yang berjumlah 4 orang, tiga lainnya dapat menyelamatkan diri.
Namun korban Lansia yang terbaring sakit ini tak sempat diselamatkan saat kobaran api semakin membesar.
"Korban terbaring sakit di dalam rumah, sehingga tidak sempat diselamatkan," kata kepala Damkar Polman, Imran kepada wartawan.
Dia menyebut kobaran api bermula dari tripleks yang posisinya berada di belakang rumah.
Karena mudah terbakar, sehingga membuat kobaran api cepat merembes ke seluruh atap, dinding rumah.
Imran menyebut pemilik rumah atas nama ibu Nasiyah, yang menyadari kejadian langsung panik.
Nasiyah sempat berlari menyelamatkan diri bersama anaknya, meninggalkan lokasi kebakaran.
"Ibu Nasiyah tidak menyadari suaminya yang terbaring lemah tidak berdaya tidak dapat menyelamatkan diri," ungkapnya.
Disebutkan warga yang melihat peristiwa ini langsung mematikan aliran listrik ke rumah warga lainnya.
Serta membantu memadamkan kobaran api menggunakan alat seadanya.
Api baru dapat dipadamkan setelah dua unit armada Damkar Polman tiba di lokasi untuk menyiram.
Imran menyebut akibat peristiwa ini, satu unit rumah panggung alami kerusakan cukup parah.