Jumat, 22 Mei 2026

Penikaman Polman

Bentor Bersenggolan Berujung Tikam di Wonomulyo, Sopir Bentor Tumbang Kena Parang

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi di lapangan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 05.30 WITA di area Pasar Ikan Wonomulyo.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Bentor Bersenggolan Berujung Tikam di Wonomulyo, Sopir Bentor Tumbang Kena Parang
Istimewa
PENIKAMAN BENTOR- Petugas kepolisian mengamankan terduga pelaku penikaman pengemudi bentor di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (8/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pengemudi bentor bernama Wahyudi (45) ditikam oleh sesama pengemudi bentor, Sapri (44), setelah cekcok di Jalan Kesadaran, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (8/3/2026)
  • Peristiwa bermula dari bentor korban dan pelaku yang diduga bersenggolan di area Pasar Ikan Wonomulyo sekitar pukul 05.30 WITA hingga memicu pertengkaran dan berujung penikaman menggunakan parang.
  • Korban sempat dilarikan ke RSUD Wonomulyo lalu dirujuk ke RSUD Polewali

 

TRIBUN-SULBAR.COM,POLMAN- Seorang pengemudi becak motor (Bentor) bernama Wahyudi (45) menjadi korban penikaman usai terlibat cekcok dengan sesama pengemudi bentor.

Insiden terjadi di Jalan Kesadaran, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (08/03/2026).

Warga bernama Wahyudi, merupakan warga okelau, Desa Arjosari, Kecamatan Wonomulyo.

Baca juga: Tukang Segel Lab Komputer SDN Lebani Mamuju, Protes Upah Tak Kunjung Dibayar Kontraktor

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Senin 9 Maret 2026: Waspada Potensi Hujan Ringan di Mamuju dan Polman

Sementara pelaku bernama Sapri (44), adakah warga Jl Kesadaran, Kelurahan Sidodadi tak jauh dari lokasi penikaman.

Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima informasi dari warga.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel kami langsung menuju TKP untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kejadian tersebut,” ujar AKP Sandy kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi di lapangan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 05.30 WITA di area Pasar Ikan Wonomulyo.

Bentor milik korban dan pelaku diduga bersenggolan hingga memicu cekcok di antara keduanya.

Meski sempat dilerai warga, situasi rupanya belum sepenuhnya mereda. Sekitar pukul 06.00 WITA, korban menghubungi dua orang saudaranya dan mengaku mendapat ancaman dari pelaku.

Mendengar hal itu, kedua saksi kemudian mendatangi korban. Setelah mendengar penjelasan korban, mereka berinisiatif mencari pelaku dengan tujuan menyelesaikan persoalan secara baik-baik.

Tak lama kemudian, korban bersama para saksi bertemu dengan pelaku di Jalan Kesadaran. Namun situasi justru memanas.

Saat dihampiri, pelaku yang merasa terancam langsung mencabut sebilah parang dan mengancam korban agar tidak mendekat.

Ketika korban dan saksi mencoba menenangkan situasi, pelaku justru menyerang dan menikam korban sebanyak satu kali menggunakan parang.

Akibat tikaman tersebut, korban langsung dilarikan ke RSUD Wonomulyo untuk mendapatkan perawatan medis. Karena sempat tidak sadarkan diri, korban kemudian dirujuk ke RSUD Polewali guna penanganan lebih lanjut.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved