Berita Polman
Damkar Evakuasi Ular Piton 4 Meter Kepergok Lilit Ayam di Kandang Ternak Warga Polman
Petugas Damkar menggunakan grab stick untuk mengevakuasi ular, lalu ditangkap secara bersama-sama.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Petugas-Damkar-Polman-saat-evakuasi-ular-yang-hendak-memangsa-ayam-di-Desa-Barumbung.jpg)
Ringkasan Berita:
- Ular piton sepanjang 4 meter ditemukan melilit ayam di kandang milik warga Desa Barumbung, Polman
- Proses evakuasi: Petugas Damkar memanjat pohon dan menggunakan grab stick; evakuasi memakan waktu ±30 menit.
- Tindakan lanjutan: Ular diduga berasal dari habitat alami dekat rawa, dan koordinasi dengan BKSDA akan dilakukan; warga diminta tetap waspada.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Ular piton sepanjang empat meter kepergok melilit seekor ayam dalam kandang ayam petelur milik warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk mengevakuasi ular tersebut.
Bahkan, petugas harus memanjat pohon untuk mengevakuasi ular yang bersembunyi di atas atap kandang.
Baca juga: Ular Piton 6 Meter Mati Ditebas Warga di Luyo Polman, Nyaris Mangsa Sapi
Baca juga: Ular Piton 5 Meter Mati Ditebas Warga di Mapilli Polman, Sering Mangsa Ayam Ternak
Ketika ular jatuh dari atas atap, petugas langsung bergegas menangkapnya menggunakan tongkat kayu.
Kemunculan ular yang meresahkan warga itu terjadi di Desa Barumbung, Kecamatan Matakali, Sabtu (7/2/2026) sekira pukul 00.38 Wita.
Petugas sempat kesulitan mengevakuasi ular yang naik ke atas atap kandang.
"Ular ini berada di area ternak, kandang milik warga jadi kami evakuasi," kata kepala Damkar Polman, Imran, kepada wartawan.
Proses Evakuasi
Menurut Imran, proses evakuasi membutuhkan waktu selama kurang lebih 30 menit.
Petugas Damkar menggunakan grab stick untuk mengevakuasi ular, lalu ditangkap secara bersama-sama.
Imran menyebut ular baru pertama kali terlihat memangsa ternak di daerah tersebut.
Dia menduga sekitar lokasi merupakan habitat ular lantaran berdekatan dengan rawa-rawa.
"Kalau penyampaian warga barusan ada seperti itu. Bisa jadi ada habitat alami ular di sekitar lokasi karena berdekatan dengan rawa-rawa," ujarnya.
Imran mengaku akan berkoordinasi dengan pihak BKSDA terkait penanganan lebih lanjut ular ini.
Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ke petugas Damkar jika menemukan hewan berbahaya di lingkungan sekitar.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli
| Bocah Perempuan 3,5 Tahun di Polman Jadi Korban Dugaan Pencabulan Ayah Kandung, Polisi Selidiki |
|
|---|
| Ketahuan Jual Tabung Gas LPG 3 Kg di Atas HET, Pangkalan di Polman Kena Sanksi PHU |
|
|---|
| 30 Hektar Tanaman Bawang di Bala Polman Diserang Hama Ulat, Petani Rugi Besar |
|
|---|
| Sepekan, 2 Warga Sakit di Polman Ditandu ke Puskesmas akibat Jalan Rusak Parah |
|
|---|
| Kasus Tuduhan Pencurian di Desa Bonra Polman Berakhir Damai Penuduh Minta Maaf Depan Polisi |
|
|---|