Selasa, 28 April 2026

Berita Polman

Damkar Evakuasi Ular Piton 4 Meter Kepergok Lilit Ayam di Kandang Ternak Warga Polman

Petugas Damkar menggunakan grab stick untuk mengevakuasi ular, lalu ditangkap secara bersama-sama.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Damkar Evakuasi Ular Piton 4 Meter Kepergok Lilit Ayam di Kandang Ternak Warga Polman
Warga/IMRAN
ULAR PITON - Petugas Damkar Polman saat evakuasi ular yang hendak memangsa ayam di Desa Barumbung, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polman, Sulbar, Sabtu (7/2/2026) sekira pukul 00.38 Wita. 

Ringkasan Berita:
  • Ular piton sepanjang 4 meter ditemukan melilit ayam di kandang milik warga Desa Barumbung, Polman
  • Proses evakuasi: Petugas Damkar memanjat pohon dan menggunakan grab stick; evakuasi memakan waktu ±30 menit.
  • Tindakan lanjutan: Ular diduga berasal dari habitat alami dekat rawa, dan koordinasi dengan BKSDA akan dilakukan; warga diminta tetap waspada.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Ular piton sepanjang empat meter kepergok melilit seekor ayam dalam kandang ayam petelur milik warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk mengevakuasi ular tersebut.

Bahkan, petugas harus memanjat pohon untuk mengevakuasi ular yang bersembunyi di atas atap kandang.

Baca juga: Ular Piton 6 Meter Mati Ditebas Warga di Luyo Polman, Nyaris Mangsa Sapi

Baca juga: Ular Piton 5 Meter Mati Ditebas Warga di Mapilli Polman, Sering Mangsa Ayam Ternak

Ketika ular jatuh dari atas atap, petugas langsung bergegas menangkapnya menggunakan tongkat kayu.

Kemunculan ular yang meresahkan warga itu terjadi di Desa Barumbung, Kecamatan Matakali, Sabtu (7/2/2026) sekira pukul 00.38 Wita.

Petugas sempat kesulitan mengevakuasi ular yang naik ke atas atap kandang.

"Ular ini berada di area ternak, kandang milik warga jadi kami evakuasi," kata kepala Damkar Polman, Imran, kepada wartawan.

Proses Evakuasi

Menurut Imran, proses evakuasi membutuhkan waktu selama kurang lebih 30 menit.

Petugas Damkar menggunakan grab stick untuk mengevakuasi ular, lalu ditangkap secara bersama-sama.

Imran menyebut ular baru pertama kali terlihat memangsa ternak di daerah tersebut.

Dia menduga sekitar lokasi merupakan habitat ular lantaran berdekatan dengan rawa-rawa.

"Kalau penyampaian warga barusan ada seperti itu. Bisa jadi ada habitat alami ular di sekitar lokasi karena berdekatan dengan rawa-rawa," ujarnya.

Imran mengaku akan berkoordinasi dengan pihak BKSDA terkait penanganan lebih lanjut ular ini.

Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ke petugas Damkar jika menemukan hewan berbahaya di lingkungan sekitar.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved