Kebakaran Lahan
Kebun Kelapa 1,5 Hektare di Polman Kebakaran, Api Nyaris Masuk ke Permukiman
Api kemudian menjalar cepat ke arah bawah hingga jaraknya tersisa kurang dari 10 meter dari permukiman.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/GREWFG.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kebakaran lahan menghanguskan kebun kelapa seluas sekitar 1,5 hektare di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Polman, Rabu (4/2/2026), dan sempat mengancam permukiman warga.
- Api diduga berasal dari lahan di dataran tinggi dan cepat menjalar akibat kondisi kering, sebelum berhasil dipadamkan dua armada Damkar dibantu polisi dan warga.
- Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah, dan Damkar mengimbau warga waspada terhadap potensi kebakaran lahan.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Kebakaran lahan menghanguskan kebun kelapa seluas sekitar 1,5 hektare di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (4/2/2026).
Api muncul pertama kali pada Selasa malam (3/2/2026), menjalar ke semak belukar.
Bahkan sempat mengancam permukiman warga sebelum berhasil dipadamkan petugas.
Baca juga: 6 Jenis Bansos Pemerintah Segera Cair Jelang Ramadan 2026, Simak Skema Pencairannya
Baca juga: Cinta dan Karier Shio Tikus Besok: Kesempatan Besar, Tetap Waspada Finansial
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.07 Wita, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman menerima laporan.
Dua regu terdiri dari dua armada Damkar Campalagian dan Tinambung dengan Tinambung dikerahkan ke lokasi kejadian.
"Api dapat dipadamkan setelah dua armada dikerahkan ke lokasi, dibantu petugas kepolisian dan warga," kata Kepala UPTD Damkar Polman, Imran.
Menurut laporan petugas, sumber api berasal dari lahan di dataran lebih tinggi sekitar 150 meter dari rumah warga.
Api kemudian menjalar cepat ke arah bawah hingga jaraknya tersisa kurang dari 10 meter dari permukiman.
Warga sempat berupaya memadamkan api secara mandiri, namun kobaran semakin membesar.
Petugas Damkar Campalagian memimpin pemadaman dengan mengamankan area permukiman terlebih dahulu menggunakan semprotan air.
Selanjutnya, petugas bersama Damkar Tinambung menyisir area kebakaran hingga api padam total.
Petugas meninggalkan lokasi setelah proses pendinginan untuk mencegah kebakaran susulan.
Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kebakaran tersebut diklasifikasikan sebagai kebakaran kelas A dengan metode pendinginan, penyelimutan, lokalisir, serta pemutusan rantai unsur api menggunakan media air.
| Lahan Kosong Terbakar di Pasangkayu Nyaris Hanguskan Rumah Warga |
|
|---|
| Damkar Padamkan Lahan Kebakaran di Mamuju, Api Nyaris Meluas ke Pemukiman Warga |
|
|---|
| Lahan Kering 3 Hektar Terbakar di Tinambung Polman, Petugas dan Warga Padamkan |
|
|---|
| 3 Hektar Lahan di Pulau Battoa Polman Terbakar, Api Dekat Pemukiman, Warga Panik |
|
|---|
| Gara-gara Puntung Rokok Lahan 1,2 Hektare di Binuang Polman Terbakar |
|
|---|