Selasa, 5 Mei 2026

Pasar Murah

Emak-emak di Polman Serbu Pasar Murah Sulewatang, 2 Ton Beras Ludes Sekejap

Emak-emak bernama Ernawati mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar murah.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Emak-emak di Polman Serbu Pasar Murah Sulewatang, 2 Ton Beras Ludes Sekejap
Fahrun Ramli/Fahrun Ramli
SERBU PASAR MURAH- Puluhan mak-emak menyerbu pasar murah di Kelurahan Sulewatang, Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (22/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan warga, khususnya emak-emak, menyerbu pasar murah di Kelurahan Sulewatang, Polman, Sulbar, Senin (22/12/2025).
  • Satu ton beras premium dan satu ton beras SPHP ludes dibeli dengan harga Rp63 ribu per lima kilogram.
  • Operasi pasar murah digelar Dinas Pertanian dan Pangan Polman untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru. Stok termasuk beras, telur, minyak goreng, gula, cabai, dan bawang merah.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Puluhan emak-emak menyerbu pasar murah di Kelurahan Sulewatang, Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (22/12/2025).

Sebanyak satu ton beras premium dan satu ton beras SPHP ludes dibeli warga dengan harha Rp 63 ribu per lima kilogram.

Pantauan di lokasi, para emak-emak antre berebut kupon daftar bahan pokok yang tersedia.

Lalu mencatat daftar bahan pokok yang dibeli, dan menuggu antrean namanya dipanggil.

Baca juga: Serentak, 4.179 PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar Terima SK

Baca juga: Ditinggal Pasangan Tanpa Kabar hingga Poligami Jadi Penyebab Angka Perceraian Tinggi di Pasangkayu

Penyelenggara pasar murah dari Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Polman membatasi pembelian agar semua warga kebagian.

Emak-emak bernama Ernawati mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar murah.

"Karena memang jelan natal dan tahun baru, sejumlah bahan pokok alami kenaikan di pasar," kata Ernawati kepada wartawan.

Dia menyampaikan harga bahan pokok seperti bawang merah, bawang putih, beras dan cabai alami kenaikan.

Hal itu lantaran menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), warga banyak mengadakan acara keluarga.

Ernawati mengaku membeli sejumlah kebutuhan pokok, utamanya beras untuk perayaan pergantian tahun.

"Perbandingan harganya di sini cukup berbeda, selisih Rp 5 ribu, dengan di pasar tradisional," ungkapnya.

Dia berharap kegiatan operasi pasar ini dapat berjalan selama dua kali di puncak pergantian tahun.

Sementara itu, Kepala Bidang Pangan Distanpan Polman, Fitriani mengatakan oprasi pasar ini untuk stabilisasi harga dan pasokan.

Fitriyani menyebut harga sejumlah bahan pokok alami kenaikan menjelang Nataru 2025 ini.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved