Pasar Murah Polman
Warga Polman Serbu Pasar Murah Peringatan Hari Buruh di Pekkabata
Ia menyampaikan saat ini harga telur dan sejumlah bahan pokok lainnya cukup mahal di pasaran.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Gerakan-pasar-murah-di-Jalan-Pemuda-Kelurahan-Pekkabata-Kecamatan-Polewali.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pasar murah di Pekkabata Polman ramai diserbu warga saat peringatan Hari Buruh.
- Warga membeli bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding pasar.
- Masyarakat berharap kegiatan pasar murah rutin digelar setiap bulan.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Gerakan pasar murah di Jalan Pemuda, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), ramai diserbu warga, Jumat (1/5/2026).
Pasar murah ini digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Polman bekerja sama dengan serikat buruh dalam rangka Hari Buruh Nasional.
Tampak dua tenda kerucut disediakan untuk menampung sejumlah bahan pokok yang tersedia dalam pasar murah.
Baca juga: Pemerintah Pusat Buka Kemungkinan Batalkan Pemberlakuan Batas Belanja Pegawai 30 Persen di Sulbar
Baca juga: BMKG Catat 8 Gempa Beruntun di Sulawesi dan Sekitarnya, Terbesar M 3,4 Terjadi di Gorontalo
Emak-emak yang melintas di jalan tersebut tampak menepi untuk membeli kebutuhan rumah tangga.
Tersedia bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, terigu, bawang merah, dan cabai rawit.
Para pembeli tampak banyak mengincar telur yang harganya Rp43 ribu per rak dan beras Rp55 ribu per 5 kilogram.
Harga Lebih Murah, Warga Minta Rutin Digelar
Gerakan pasar murah ini juga dihadiri Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Polman.
“Alhamdulillah pasar murah ini cukup membantu, ada beberapa bahan pokok disajikan dengan harga berbeda dari pasar,” kata ibu rumah tangga, Wahyuni, kepada wartawan.
Ia menyampaikan saat ini harga telur dan sejumlah bahan pokok lainnya cukup mahal di pasaran.
Sejak beberapa pekan terakhir, kata Wahyuni, harga bahan pokok meningkat setelah kenaikan bahan bakar minyak.
Warga Madatte ini berharap kegiatan pasar murah dapat rutin dilaksanakan setiap bulan.
“Kita berharap kegiatan pasar murah ini sering dilaksanakan, setidaknya satu bulan sekali, karena cukup membantu,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Polman, Nursaid Mustafa, mengapresiasi kegiatan tersebut.
Ia menyebut pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya buruh di Polman.
“Ini gerakan nyata sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan para buruh dalam momentum Hari Buruh Nasional,” ujar Nursaid.
Ia juga menambahkan kesejahteraan buruh menjadi prioritas, termasuk pemberian upah minimum yang layak dan sesuai standar. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli
| Kanwil Kemenkum Sulbar Raih 5 Penghargaan dari DJPb |
|
|---|
| Pelaku Tambang Emas Ilegal di Mamuju Langgar 4 Undang-undang Polisi Periksa 25 Saksi |
|
|---|
| 3 Titik Tambang Emas Ilegal di Kalumpang Mamuju Tak Kantongi IUP Penambang Bisa Raup 10 Gram Sehari |
|
|---|
| Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di Sulbar Akan Dikelola Swasta |
|
|---|
| Dugaan Suap Operasional Dapur MBG, Anggota DPRD Sulbar dari Gerindra Dilaporkan ke Mahkamah Partai |
|
|---|