Rabu, 15 April 2026

Berita Polman

BPBD Polman Catat 22 Peristiwa Angin Puting Beliung dan 5 Longsor Sepanjang 2025

Faisal menyebut dari seluruh total bencana alam, terdapat dua orang korban jiwa, akibat kebakaran rumah.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto BPBD Polman Catat 22 Peristiwa Angin Puting Beliung dan 5 Longsor Sepanjang 2025
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
ANGIN KENCANG - Rumah warga bernama Saing (65) mengalami kerusakan pada bagian atap dapur usai dihantam angin kencang di Desa Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Sulbar, Senin (15/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Sepanjang 2025, BPBD Polman mencatat bencana terbanyak adalah kebakaran rumah (24 kejadian), disusul angin kencang/puting beliung (22), banjir (11), longsor (5), dan gempa bumi 1 kali.
  • Dampak bencana menyebabkan 2 korban jiwa akibat kebakaran serta 60 rumah rusak dengan kategori ringan hingga berat.
  • BPBD Polman menyalurkan bantuan Rp5 juta untuk rusak sedang dan Rp2,5 juta untuk rusak ringan, serta mendirikan posko siaga menghadapi cuaca ekstrem.

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) merilis data bencana alam sepanjang 2025, Rabu (17/12/2025).

Peristiwa kebakaran rumah terjadi sebanyak 24 kali, terbanyak di Kecamatan Wonomulyo 11 kejadian.

Kemudian bencana alam angin puting beliung atau angin kencang dengan 22 kejadian.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Hari Ini, 17 Desember 2025: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir di Mamuju

Angin kencang terjadi di wilayah pesisir pantai seperti di Kecamatan Polewali, Campalagian dan Tinambung.

Sementara banjir akibat luapan sungai, tercatat 11 kejadian, terjadi di Kecamatan Polewali, Binuang dan Tinambung.

Bencana alam tanah longsor juga terjadi di sepanjang tahun 2025, tercatat ada lima kejadian tanah longsor.

Untuk gempa bumi tercatat sekali terjadi pada 17 Oktober 2025, kekuatan Magnitudo 4,2.

"Terbanyak kejadian bencana alam sepanjang tahun ini yakni kebakaran rumah," kata Kalaksa BPBD Polman, Faisal kepada wartawan.

Dia menyampaikan selain kebakaran rumah,  bencana alam terbanyak kedua yakni angin puting beliung.

Faisal menyebut dari seluruh total bencana alam, terdapat dua orang korban jiwa, akibat kebakaran rumah.

Sementara rumah rusak akibat bencana alam ini sebanyak 60 rumah, baik kategori rusak sedang, berat dan ringan.

"Untuk pemberian bantuan, kita asesmen dulu, hasilnya diberikan bantuan sesuai kategori kerusakan," ungkapnya.

Dia menyebut bantuan untuk kategori rumah rusak sedang di beri uang tunai Rp 5 juta.

Sementara untuk rusak ringan Rp 2,5 juta, jumlah ini sama dengan bantuan bagi korban bencana puting beliung.

Faisal menambahkan saat ini pihaknya mendirikan posko siaga darurat bencana hidrometeorologi basah dan cuaca ekstrem.

Dia memprediksi pada akhir tahun dan awak tahun, masih akan terjadi cuaca ekstrem di pesisir pantai.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved