Kamis, 21 Mei 2026

Pencurian Polman

Polisi Selidiki Pencurian 10 Chromebook dan 3 Kipas Angin di SDN 041 Lemo Polman

Polis mencari jejak sidik jari di lemari ruang kepala sekolah tempat penyimpanan barang elektronik

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Polisi Selidiki Pencurian 10 Chromebook dan 3 Kipas Angin di SDN 041 Lemo Polman
Fahrun Ramli/Fahrun Ramli
PENCURIAN POLMAN SEKOLAH- Tim Inafis Satreskrim Polres Polman selidiki kasus pencurian di SDN 041 Lemo, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Sulbar, Kamis (11/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Sekolah Dasar Negeri 041 Lemo di Polman menjadi korban pencurian pada malam hari, dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
  • Barang-barang yang hilang meliputi 10 unit Chromebook Axio, 3 kipas angin Miyako, dan 1 tabung gas 3 kg.
  • Tim Inafis Satreskrim Polres Polewali Mandar (Polman) telah melakukan penyelidikan di lokasi, mencari sidik jari, dan merampungkan pemeriksaan alur adegan pembobolan pintu 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Tim Inafis Satreskrim Polres Polewali Mandar (Polman) selidiki kasus pencurian di SDN 041 Lemo, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (11/12/2025).

Polis mencari jejak sidik jari di lemari ruang kepala sekolah tempat penyimpanan barang elektronik.

Aksi pencurian di sekolah ini diduga terjadi pada malam hari dengan cara membobol pintu sekolah.

Baca juga: Paradigma Baru Hukum Pidana: Kemenkum Sulbar Hadiri Sosialisasi KUHP Berbasis Keadilan Restoratif

Baca juga: Adaptasi Era Digital, Mamuju Tengah Perkuat Kapasitas Pengelola TIK Sekolah Dasar dan Menengah

Sebanyak 10 unit Chromebook Axio, 3 kipas angin Miyako 18 inci, satu tabung gas 3 kg, hilang.

Pihak sekolah mencatat total kerugian dari aksi pencurian ini mencapai kurang lebih Rp50 juta.

Tim Inafis Satreskrim Polres Polman, merampungkan pemeriksaan, serta alur adegan pembobolan pintu.

"Sementara dalam penyelidikan, kita serahkan ke tim Satreskrim Polres Polman," kata Kapolsek Binuang, Iptu Rahman kepada wartawan.

Dia mengatakan aksi pencurian di wilayah Kuajang ini sudah sering kali terjadi, termasuk di sekolah.

Rahman menduga pelaku pencurian di tiga teman Desa Kuajang ini merupakan orang yang sama.

Kejadian pencurian di SDN 041 Lemo pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 Wita.

Setelah seorang guru menemukan ruang kantor sekolah dalam kondisi terbuka dan rusak.

Guru bernama Rusmawati menjadi orang pertama yang menyadari adanya dugaan pembobolan. 

Setibanya di sekolah, ia mendapati pintu ruang kantor terbuka dengan bekas cungkil pada engsel. 

Di dalam ruangan, lemari penyimpanan Chromebook serta beberapa lemari lainnya terlihat berantakan.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved