Sabtu, 25 April 2026

Warga Tewas Tergantung

BREAKING NEWS: Warga Desa Pulliwa Polman Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Durian

Tim gabungan Piket Polsek Wonomulyo langsung menuju lokasi kejadian, berada cukup jauh dari rumah korban.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: Warga Desa Pulliwa Polman Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Durian
Tribun-Sulbar.com/Polsek Wonomulyo
GANTUNG DIRI - Warga inisial KN (59) ditemukan tewas dengan cara tergantung di pohon kebun Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (9/12/2025) tadi malam. Dok Polsek Wonomulyo. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang petani lansia berinisial KN (59) ditemukan tewas tergantung di kebun durian Desa Pulliwa, Polman, Sulbar, Selasa (9/12/2025) malam, sekitar pukul 18.00 Wita.
  • Tim medis memastikan tidak ada tanda kekerasan pada jenazah selain luka jerat di leher. Keluarga korban menolak autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan.
  • Kepolisian menduga kuat korban melakukan tindakan bunuh diri, meskipun motifnya hingga kini belum dapat dipastikan.

 


TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Warga inisial KN (59) ditemukan tewas tergantung di kebun durian Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (9/12/2025) tadi malam.

Korban merupakan seorang petani setempat yang sudah berusia lanjut atau Lansia.

Informasi mengenai penemuan jenazah pertama kali diterima Polsek Wonomulyo sekitar pukul 19.30 Wita. 

Baca juga: Warga Takatidung Polman Tewas Diduga Gantung Diri, Polisi Sebut Korban Sakit Liver

Tim gabungan Piket Polsek Wonomulyo langsung menuju lokasi kejadian, berada cukup jauh dari rumah korban.

Pamapta Polsek Wonomulyo, Ipda Kamaruddin, menyampaikan korban sempat pamit kepada istrinya, Halisa untuk pergi berkebun sekitar pukul 11.30 Wita. 

Namun hingga malam, korban tak kunjung pulang, membuat Halisa cemas dan memutuskan menyusul ke kebun.

"Saat tiba di kebun sekitar pukul 18.00 Wita, saksi menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung dan tidak bernyawa," kata Ipda Kamaruddin dalam keterangan diterima, Rabu (10/12/2025).

Dia menyebut Halisa sempat kaget dan panik, lalu memanggil kerabatnya, bernama Muslimin. 

Warga mendapat kabar lalu menurunkan tubuh korban dan membawa ke rumah duka dengan tandu sederhana.

Tim medis dari Puskesmas Bulo melakukan pemeriksaan luar pada sekujur tubuh korban.

Petugas memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban selain luka jerat di leher. 

Keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.

Hingga kini, kepolisian belum dapat memastikan motif korban mengakhiri hidupnya.

Namun dugaan kuat mengarah pada tindakan bunuh dir, jenazah rencananya dimakamkan pada Rabu (10/12/2025). (*).

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved