Gara-gara Persoalan Ayam Bangkok 2 Warga Bertetangga di Mapilli Polman Ribut
Tuduhan itu membuat H marah besar karena merasa keluarganya difitnah, sehingga adu mulut tak terhindarkan antara keduanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ilustrasi-penganiayaan-anggota-TNI-K.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Gara-gara seekor ayam Bangkok, dua pria bertetangga di Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ribut, Rabu (26/5/2025).
Berawal dugaan pencurian ayam bangkok memicu emosi dua kepala keluarga.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 Wita ketika J (57) mendatangi H (53) bersama anaknya.
J menuduh anak H mencuri ayam bangkok miliknya.
Baca juga: Kantor Desa Laliko Polman Dimasuki Maling 8 Karung Beras Bantuan dan 16 Bungkus MinyaKita Raib
Baca juga: 2 Muda Mudi di Majene Dianiaya Diduga karena Pacaran Hingga Larut Malam, Kasus Didamaikan Polisi
Tuduhan itu membuat H marah besar karena merasa keluarganya difitnah, sehingga adu mulut tak terhindarkan.
Ketegangan semakin meningkat saat H diduga mengambil sebilah parang dan mengancam J.
Didamaikan
Warga yang menyaksikan situasi memanas segera melapor kepada perangkat desa dan Bhabinkamtibmas, khawatir keributan berubah menjadi pertumpahan darah.
Menerima laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsubsektor Mapilli Polres Polman, Briptu Muhammad Ikbal, bersama PJ Kepala Desa Ugi Baru, Naim, langsung turun tangan.
Keduanya membawa kedua belah pihak ke Kantor Desa untuk dilakukan problem solving secara langsung dan terarah.
Dalam proses mediasi, J akhirnya mengakui kesalahan karena menuduh tanpa bukti kuat.
Ia meminta maaf kepada H atas tindakan gegabah tersebut. H pun menerima permintaan maaf dan keduanya sepakat menyudahi persoalan ini secara kekeluargaan.
Kesepakatan damai juga disertai komitmen bahwa jika salah satu pihak mengingkari perjanjian, maka mereka siap diproses sesuai hukum yang berlaku. Pendekatan persuasif ini menjadi langkah penting untuk meminimalisir potensi konflik berulang.
"Mediasi berlangsung hingga pukul 15.00 Wita dalam suasana aman dan terkendali. Semoga insiden tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah menuduh tanpa dasar yang jelas serta mengedepankan penyelesaian masalah melalui dialog damai," ujar Briptu Ikbal. (*)
| Warga Protes Bau Kandang Ayam Petelur di Kelurahan Sulewatang Polman |
|
|---|
| Kesalahpahaman Berujung Pengancaman Sajam 2 Tetangga di Polman Bersitegang Didamaikan Polisi |
|
|---|
| Jelang Iduladha 2026, Petugas Keswan Periksa Hewan Kurban dan Deteksi Penyakit di Polman |
|
|---|
| Jaringan Listrik Kembali Normal Pascalongsor Terjang 3 Desa di Matangnga Polman |
|
|---|
| Warga Batetangnga Polman Patungan Demi Perbaiki Jalan Sepanjang 150 Meter |
|
|---|