PPPK Paruh Waktu
Pemkab Polman Kembali Usulkan 136 Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu
Disebutkan data tenaga non ASN atau honorer pada aplikasi layanan BKN di Polman sebanyak 4.619 orang.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ratusan-honorer-ini-datang-mengadu-ke-wakil-rakyat-di-ruang-aspirasi-gedung-DPRD-Polman.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sebanyak 136 orang tenaga honorer akan kembali diusulkan dalam Pegawai Pemerintah degan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (18/9/2025).
Ratusan honorer ini datang mengadu ke wakil rakyat di ruang aspirasi gedung DPRD Polman.
Lantaran nama para honorer ini tidak masuk dalam usulan diangkat jadi PPPK paruh waktu.
Baca juga: Tenaga Honorer SDN 009 Aralle Mamasa Protes Tak Diakomodir jadi PPPK Paruh Waktu
Baca juga: Daftar Berkas Harus Dilengkapi PPPK Paruh Waktu, BKPSDM Majene: Batas Pengumpulan 22 September
Selama ini honorer tersebut sudah mengabdi selama beberapa tahun terakhir di kantor pemerintahan.
Terdiri dari tenaga kesehatan, guru dan pegawai kantor kelurahan.
"Mereka gagal menginput data sampai pada waktu yang diberikan sehingga gagal masuk PPPK paruh waktu," kata pendamping honorer, Maenunis kepada wartawan.
Dia menjelaskan rata-rata honorer gagal input ini terkendala jaringan dan server sempat down.
Serta beberapa honorer terkendala saat membuka portal yang sering mengalami eror pada saat penginputan.
Sehingga kata Maenunis terdapat 136 honorer memenuhi syarat namun gagal menginput berkas.
"Berkat dorongan dari teman-teman tadi, akhirnya 136 honorer ini akan diusulkan pada PPPK paruh waktu, pengusulan kedua," ungkapnya.
Dia menyebut berkat dorongan lewat dewan perwakilan rakyat, Pemkab Polman akan kembali mengusulkan 136 honorer jadi PPPK paruh waktu.
Sementara itu, BKPP Polman menerima aspirasi ini dan akan mengajukan pengusulan kedua.
"Pengusulan kedua untuk jadi PPPK paruh waktu yang saat ini bisa kita usulkan itu sebanyak 136 orang, murni gagal karena sistem eror," kata kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Polman, Sarianto.
Disebutkan data tenaga non ASN atau honorer pada aplikasi layanan BKN di Polman sebanyak 4.619 orang.
Saat ini diusulkan dan telah mengurus kelengkapan berkas sebanyak 4.263 orang.
Sementara selisih jumlah honorer yang belum terinput sebanyak 356 orang, kembali diusulkan sebanyak 136 orang.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli
| Curhat Sawir, Nakes di Mamuju Tengah yang Mengabdi Sejak 2010 Kini Resah Pikirkan Nasib PPPK |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran, 42 Persen APBD Pasangkayu 2026 Terserap untuk Gaji 1.991 PNS dan PPPK |
|
|---|
| Nasib 50 Honorer Puskesmas Bambu Terombang-ambing, Kapus: Masih Menanti Regulasi Final BLUD |
|
|---|
| Usulan Ditolak Kemenpan RB, Ribuan Honorer di Mamuju Harus Gigit Jari, Sekda Klaim Punya Solusi |
|
|---|
| Warga Soroti Tiga Honorer Diduga Jarang Berkantor Diangkat Jadi PPPK PW di Mapilli Polman |
|
|---|