Polman

Antisipasi Kebakaran Skala Besar, Damkar Polman Tingkatkan Skill Pernapasan dengan Basarnas

Dimasukan dalam tabung, membuat pemakai tidak tergantung lagi dari udara sekelilingnya.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
Istimewa
LATIHAN- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) gelar latihan bersama personel Basarnas, Sabtu (30/8/2025). Latihan bersama ini guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana dan kebakaran. Dok Imran. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) gelar latihan bersama personel Basarnas, Jumat (30/8/2025).

Latihan bersama ini guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana dan kebakaran.

Personel Damkar Polman mendapatkan materi dan praktek penggunaan Self-Contained Breathing Apparatus atau (SCBA).

Baca juga: Jalan Depan Gedung DPRD Pasangkayu Rusak Parah, Anggaran Perbaikan Rp18 Miliar Dipangkas

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Pasar Tradsional Mamuju Stabil, Bawang dan Tomat Sudah Murah

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Polman, Imran menyebut latihan ini untuk menggunakan SCBA.

Disebutkan SCBA ialah alat pelindung pernafasan, berisi udara bersih atau oksigen.

Dimasukan dalam tabung, membuat pemakai tidak tergantung lagi dari udara sekelilingnya.

"Alat ini digunakan petugas penyelamat ketika memadamkan kobaran api cukup besar," kata Imran.

Disebutkan pelatihan ini berlangsung di Ruang Aula UPTD Damkar Polman selama dua hari.

Tim Basarnas memberikan materi, dan praktek langsung menggunakan alat bantu pernapasan.

Imran menyebut petugas Basarnas,  sebelumnya juga menjadi instruktur untuk materi vertical rescue.

"Menjelaskan secara detail setiap bagian dari SCBA, mulai dari backpack, silinder/tabung, hingga facemask," ungkapnya.

Disebutkan dalam pelatihan juga diajari praktek pemeriksaan dan penggunaan alat, termasuk cara menghitung durasi kerja yang aman.

Imran menyebut pelatihan ini sangat penting bagi keselamatan petugas, memahami cara kerja dan penggunaan alat.

"Untuk dapat menekan risiko saat bertugas di area yang terkontaminasi atau kekurangan oksigen," katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Koordinator Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan (Basarnas Unit Posko) Polman, Devis Weken menegaskan komitmen Basarnas dalam mendukung peningkatan kapasitas Damkar Polman.

Disebutkan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan petugas Damkar Polman untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh personelnya.

"Kolaborasi ini adalah wujud sinergi antar lembaga dalam menjaga keselamatan masyarakat," ungkap Devis.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved