Pendidikan

Belajar Kepada Malaikat

Tuhan tidak menyalahkan malaikat, itu artinya bahwa prediksi malaikat itu akan terjadi, bahwa manusia akan merusak dan menumpahkan darah.

Editor: Nurhadi Hasbi
dok Ilham Sopu
Ilham Sopu, salah satu cendikiawan Muslim asal Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, sehari-hari sebagai pengajar di salah satu pondok pesantren di Pambusuang. 

Kita perlu belajar kepada malaikat, yang tidak pernah meninggalkan teologi kamalaikatannya, yakni selalu bertasbih, bertahmid, dan mensucikan Tuhan, dimanapun mereka berada. Seandainya manusia selalu mengamalkan , apa yang selalu  diamalkan oleh para malaikatnya, maka dunia ini akan aman, damai dan sejahtera. 

Itulah sebabnya mengapa manusia atau Adam sebelum di turunkan ke bumi, oleh Tuhan ditransitkan dulu ke surga, itu artinya bahwa tugas manusia setelah sampai ke bumi, adalah untuk menyebarkan nilai-nilai kesurgahan atau nilai-nilai kedamaian ke muka bumi ini. Dan itu yang menjadi tugas utama manusia di muka bumi ini, serta potensi-potensi yang dimiliki manusia berupa nurani untuk difungsikan sebagaimana yang menjadi tugas utama malaikat, yang tidak pernah sepi dari kebiasaan tasbih, tahmid dan mensucikan Tuhan.

Itulah ilmu malaikat, sehingga mereka dapat memprediksi apa-apa yang akan terjadi kedepan. Kita perlu memikirkan kembali  keraguan malaikat tentang diciptakannya manusia.

Manusia perlu untuk selalu mengevaluasi diri tentang eksistensinya. Kita perlu  membiasakan diri untuk selalu berwirid  atau kebiasaan yang baik, membersihkan diri, melalui tasbih-tasbih, tahmid-tahmid, bukan hanya tasbih, tahmid secara verbalistik  tetapi mencoba untuk merealitaskan dalam kehidupan sehari-hari. 

Manusia hanya pintar berinovasi, berkreasi, yang dilanjutkan dengan merusak lingkungan hidup, dan tidak diselingi dengan banyak melakukan evaluasi diri lewat  kemampuan untuk bermuhasabah, banyak melakukan interaksi dengan Tuhan, dengan sesama, dengan lingkungan, maupun dengan diri sendiri.

(Bumi Pambusuang, 5 Desember 2025)

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved