Pasangkayu
Jelang Idul Adha, Pasar Randomayang Pasangkayu Membludak, Kemacetan Mengular 300 Meter
Selain dipadati pembeli, deretan lapak pedagang yang memanjang di kedua sisi jalan turut memperparah kepadatan arus kendaraan.
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/pasangkayu-pasar.jpg)
Lorong pasar yang sempit dipenuhi warga yang membawa kantong belanja berisi beras, minyak goreng, gula, telur, hingga bahan kue untuk persiapan Idul Adha.
Di bagian penjual ikan dan ayam potong, antrean warga terlihat mengular.
Sebagian pembeli harus menunggu cukup lama untuk dilayani pedagang.
Aroma rempah-rempah bercampur bau ikan segar dan daging memenuhi area pasar tradisional tersebut.
Tak hanya warga dari Desa Randomayang, sejumlah pembeli juga datang dari desa sekitar di Kecamatan Bambalamotu untuk berbelanja kebutuhan hari raya.
Salah seorang warga, Masni, mengaku sengaja datang lebih awal agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang masih relatif normal.
Ia mengatakan kondisi pasar memang selalu ramai menjelang hari besar keagamaan, namun tahun ini jumlah pengunjung dinilai lebih banyak dibanding hari biasa.
“Kalau dekat lebaran seperti ini memang pasti ramai. Jadi saya datang pagi supaya cepat dapat barang dan tidak terlalu susah cari parkiran,” ujarnya.
Masni mengaku membeli berbagai kebutuhan rumah tangga seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, hingga bumbu dapur untuk persiapan memasak saat Idul Adha nanti.
Menurutnya, meski kondisi pasar sangat padat, masyarakat tetap antusias berbelanja karena momentum Idul Adha hanya datang sekali dalam setahun.
Hingga siang hari, kepadatan di Pasar Randomayang masih terus terjadi dan diperkirakan akan semakin meningkat dalam beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Adha.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| Wabup Pasangkayu Sidak Pasar dan SPBU Jelang Iduladha, Pastikan Stok Bapok dan BBM Aman |
|
|---|
| Kepala Bapperida Pasangkayu Perkuat Sinergi Penanganan Kasus Perempuan dan Anak dengan Polres |
|
|---|
| Harga TBS Jeblok, Petani Sawit di Pasangkayu Merintih Hasil Panennya Tak Terbeli |
|
|---|
| Jarak Tempuh Damkar 65 Kilometer, Rumah Warga di Lilimori Tak Bisa Diselamatkan dari Kebakaran |
|
|---|
| Rumah Warga di Pasangkayu Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik |
|
|---|