HUT Pasangkayu
Hadiri Upacara HUT ke-23 Pasangkayu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka Tekankan Sinergi dan Integritas
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi demi mendorong kemajuan Pasangkayu.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Gubernur-Sulawesi-Barat-Suhardi-Duka-hadiri-Upacara-HUT-ke-23-Pasangkayu.jpg)
Ringkasan Berita:
- Upacara HUT ke-23 Kabupaten Pasangkayu berlangsung meriah dengan kehadiran Gubernur Sulbar dan sejumlah pejabat daerah.
- Gubernur Suhardi Duka menekankan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan integritas dalam mendorong pembangunan daerah.
- Pasangkayu diharapkan berperan strategis dalam mendukung program nasional, termasuk pengembangan energi terbarukan.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pasangkayu berlangsung meriah di Alun-Alun Smart Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Sabtu (18/4/2026).
Pantauan Tribun-Sulbar.com, upacara tersebut dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama sejumlah kepala daerah lainnya.
Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo, tampak mengenakan pakaian adat Bugis, didampingi Wakil Bupati Herny Agus yang mengenakan pakaian adat Minangkabau.
Keduanya terlihat menyambut hangat kedatangan gubernur.
Baca juga: Polisi Selidiki Dugaan Oknum Guru Madrasah Cabuli Sejumlah Siswa di Polman
Baca juga: Puncak Napak Tilas HUT ke-23 Pasangkayu, Wabup Herny Terima Bendera Pataka
Sementara itu, peserta upacara lainnya juga kompak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, menambah semarak suasana.
Hadir pula jajaran ASN, TNI, Polri, serta masyarakat yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Upacara diawali dengan pertunjukan tarian adat Mandar yang dibawakan oleh sanggar seni Vovasanggayu Production, menampilkan kekayaan budaya lokal yang memukau para undangan.
Gubernur Suhardi Duka bertindak sebagai inspektur upacara.
Tekankan Sinergi dan Integritas dalam Pembangunan Daerah
Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi atas perjalanan pembangunan daerah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi demi mendorong kemajuan Pasangkayu.
“Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, daerah harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan peluang. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci percepatan pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung dinamika ekonomi global yang berdampak pada Indonesia, khususnya terkait fluktuasi harga energi dan bahan pokok.
Meski demikian, ia mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang dinilai mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional dan tetap berpihak pada masyarakat.
Selain itu, gubernur berharap Pasangkayu dapat mengambil peran strategis dalam mendukung program nasional, termasuk pengembangan energi terbarukan seperti biodiesel.