HUT Pasangkayu
Napak Tilas HUT ke-23 Pasangkayu, Bupati Yaumil Ajak Teladani Semangat Pejuang
Dalam sambutannya, Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Apel-bersama-HUT-ke-23-Kabupaten-Pasangkayu-di-lapangan-Dusun-Nunu-Desa-Sarudu.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemkab Pasangkayu menggelar napak tilas dalam rangka HUT ke-23.
- Bupati Yaumil mengajak masyarakat meneladani semangat perjuangan pendahulu.
- Kegiatan diikuti ratusan peserta dan berlangsung dari Sarudu hingga Kota Pasangkayu.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Pasangkayu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu menggelar kegiatan napak tilas pembentukan daerah tersebut.
Kegiatan ini berlangsung di lapangan Dusun Nunu, Desa Sarudu, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (16/4/2026).
Napak tilas diikuti jajaran Forkopimda, OPD, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Pasangkayu, serta ratusan masyarakat.
Baca juga: Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa Teken Kerja Sama Pemasyarakatan dengan Kepala Lapas Polewali
Baca juga: Bupati Yaumil Jadi Penengah, Minta Warga dan Perusahaan Serahkan Semua Bukti Sengketa Lahan ke Pemda
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, puluhan kendaraan dan ratusan peserta memadati area kegiatan.
Para peserta tampak kompak mengenakan pakaian berwarna kuning, menciptakan suasana meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Sejak pagi, peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari apel hingga persiapan keberangkatan menuju Kota Pasangkayu.
Momentum Meneladani Semangat Perjuangan
Dalam sambutannya, Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa napak tilas bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan batin untuk mengenang dan meneladani semangat perjuangan para pendahulu.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk kembali menapaki jejak sejarah lahirnya Kabupaten Pasangkayu yang penuh pengorbanan, kebersamaan, dan tekad yang kuat,” ujarnya.
Yaumil menjelaskan, dipilihnya Kecamatan Sarudu sebagai titik awal napak tilas karena wilayah tersebut menjadi saksi awal perjuangan pembentukan Kabupaten Pasangkayu sekitar 23 tahun lalu.
Menurutnya, terbentuknya Kabupaten Pasangkayu merupakan hasil perjuangan panjang para tokoh dan masyarakat yang tergabung dalam Komite Aksi Pembentukan Kabupaten Pasangkayu.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada para pejuang yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi terwujudnya daerah otonom ini,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengenang jasa para pejuang dengan melanjutkan pembangunan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di usia ke-23 tahun, lanjutnya, Kabupaten Pasangkayu telah menunjukkan berbagai kemajuan di berbagai sektor.
| Gadis Calon Polwan di Jambi Dilecehkan Secara Bergilir oleh Oknum Polisi |
|
|---|
| Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar Manajer Koperasi Desa Merah Putih, 30.000 Akan Direkrut |
|
|---|
| Kabar Gembira ! Rekrutmen 30 Ribu Manajer Koperasi Desa 2026 Dibuka, Lulusan D3 Bisa Daftar |
|
|---|
| Informasi Lowongan Pekerjaan D3 dan S1 April 2026, Segera Daftar! |
|
|---|
| Lowongan Kerja PAMA April 2026, Terbuka Dua Posisi untuk Experienced Hire |
|
|---|