BBM Langka
Segini Harga Pertalite di Pasangkayu di Tengah Isu Kenaikan Harga BBM
Terkait isu kenaikan BBM yang ramai dibicarakan, Tia mengaku sempat mendengar kabar tersebut dari berbagai
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/GREGREGRE.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pengecer bensin di Pasangkayu masih menjual BBM dengan harga normal meski isu kenaikan harga BBM beredar di masyarakat.
- Harga bensin eceran masih stabil, yakni Rp13 ribu untuk botol kecil dan Rp20 ribu untuk botol besar karena harga dari SPBU belum berubah.
- Para pengecer memilih mempertahankan harga sambil menunggu kepastian resmi terkait isu kenaikan BBM.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Pengecer bensin di wilayah Pasangkayu hingga kini masih mempertahankan harga jual normal, meski di tengah hangatnya isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang beredar belakangan ini.
Berdasarkan pantauan Tribun-Sulbar.com, Rabu (1/4/2026), hampir seluruh pengecer bensin eceran di Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, masih menjual dengan harga yang relatif stabil seperti hari-hari sebelumnya.
Botol-botol bensin tersusun rapi di kios-kios pinggir jalan, menunggu pembeli yang datang silih berganti.
Baca juga: BREAKING NEWS : GMNI Mateng Geruduk Kantor Bupati, Tuntut Gaji PPPK Nakes Tak Sesusai
Baca juga: BBM di Pengecer Sulit Ditemukan di Polman, Polisi Selidiki Dugaan Penimbunan
Aktivitas jual beli pun terlihat berjalan normal tanpa adanya lonjakan harga maupun kepanikan dari masyarakat.
Salah satu pengecer, Tia, mengaku hingga saat ini belum memiliki rencana untuk menaikkan harga bensin ecerannya.
Ia menyebut, harga BBM yang ia beli dari SPBU masih berada pada kondisi normal, sehingga tidak ada alasan untuk menaikkan harga di tingkat pengecer.
“Untuk sekarang belum ada rencana naikkan harga. Karena harga dari SPBU juga masih normal,” ujar Tia saat ditemui di kiosnya.
Ia menjelaskan, saat ini masih menjual bensin dalam botol kecil seharga Rp13 ribu, sementara botol besar dijual Rp20 ribu.
Harga tersebut menurutnya masih sesuai dengan harga modal yang ia keluarkan.
Tia menambahkan, kenaikan harga baru akan dipertimbangkan apabila terjadi perubahan harga dari SPBU sebagai pemasok utama.
“Kalau nanti harga di SPBU naik, baru mungkin kita ikut menyesuaikan. Tapi sekarang masih sama,” jelasnya.
Terkait isu kenaikan BBM yang ramai dibicarakan, Tia mengaku sempat mendengar kabar tersebut dari berbagai sumber, termasuk media sosial.
Namun, setelah mencari informasi lebih lanjut, ia menilai kabar tersebut belum terbukti kebenarannya.
“Isu itu saya juga baca kemarin, tapi katanya tidak benar. Jadi kami masih jual seperti biasa saja,” tambahnya.
| Harga Dexlite Tembus Rp24.150 Per Liter, SPBU Polohu Mamuju Tengah Setop Pemesanan ke Pertamina |
|
|---|
| Harga Dexlite SPBU Pasangkayu Meroket, Pengecer Justru Jual Harga Normal |
|
|---|
| BBM Sulit Didapat, Sopir Travel di Mamuju Terpaksa Naikkan Tarif |
|
|---|
| Pertamina Heran Antrean di SPBU Sulselbar Mengular Padahal Stok BBM Ditambah Hingga 200 Persen |
|
|---|
| Respon Kelangkaan BBM, HMI Polman Indikasikan Penyimpangan Distribusi |
|
|---|