Selasa, 19 Mei 2026

BBM Langka

BBM di Pengecer Sulit Ditemukan di Polman, Polisi Selidiki Dugaan Penimbunan

Dia mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi apabila menemukan adanya dugaan penimbunan.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto BBM di Pengecer Sulit Ditemukan di Polman, Polisi Selidiki Dugaan Penimbunan
Fahrun Ramli/Fahrun Ramli
ANTRE BENSIN- Warga antre memperoleh BBM eceran di salah satu penjual eceran yang masih memiliki stok di pinggir Jl Trans Sulawesi, Kecamatan Polewali, Polman, Sulbar, Rabu (1/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polres Polman menyelidiki dugaan penimbunan BBM di tingkat pengecer setelah muncul antrean panjang di SPBU dan kelangkaan BBM eceran.
  • Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko telah mengerahkan Satreskrim untuk menyelidiki distribusi BBM serta meminta masyarakat melapor jika menemukan penimbunan.
  • Penyelidikan dilakukan menyusul keluhan warga terkait hilangnya BBM eceran dan kenaikan harga hingga Rp25.000–Rp30.000 per liter.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Polisi kini menyelidiki adanya dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tingkat pengecer di wilayah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (1/4/2026).

Hal ini setelah hilangnya BBM dalam bentuk eceran secara serentak di penjual eceran pinggir jalan.

Serta terjadinya antrean panjang di SPBU dan keluhan warga terkait lonjakan harga BBM eceran.

Baca juga: Warga Pasangkayu Cemas, Antre BBM Berjam-jam di SPBU hingga ke Bahu Jalan

Baca juga: Disperindagkop Polman Koordinasi ke Pertamina Tertibkan Penjual BBM Tingkat Pengecer

Kapolres Polman, Akbp Anjar Purwoko, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) untuk turun penyelidikan di lapangan. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan dan tidak disalahgunakan.

"Petugas telah kami turunkan untuk melakukan penyelidikan di lapangan," kata Akbp Anjar Purwoko kepada wartawan.

Dia mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi apabila menemukan adanya dugaan penimbunan.

Kepolisian akan menindak sesuai prosedur hukum terhadap pihak terbukti mengambil keuntungan dalam situasi ini

Anjar menyebut penyelidikan dilakukan setelah meningkatnya keresahan masyarakat akibat antrean kendaraan yang mengular di sejumlah SPBU.

Selain itu, harga BBM eceran di beberapa titik dilaporkan mengalami kenaikan signifikan, berkisar antara Rp25 ribu dalam eceran hingga Rp30 per liter eceran.

Kondisi ini dipicu oleh beredarnya informasi mengenai rencana kenaikan harga BBM, meskipun hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah.

Polisi menyatakan akan terus memantau distribusi BBM serta membuka ruang pengaduan bagi masyarakat guna mencegah praktik penimbunan.

Sebelumnya diberitakan, warga mulai kesulitan memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (1/4/2026).

Setelah BBM habis di SPBU Lantora dan SPBU Wonomulyo, usai terjadinya antrean panjang.

Pantauan wartawan di dua SPBU Lantora dan Wonomulyo, BBM sempat kosong, tak ada aktivitas antrean.

Sementara BBM yang sering dijumpai di pengecer dalam kemasan botol di pinggir jalan juga mulai kosong.

Hanya beberapa pengecer memiliki stok BBM yang belum habis, warga pun nampak antre untuk membeli di pengecer.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved