Selasa, 19 Mei 2026

BBM Langka

Warga Pasangkayu Cemas, Antre BBM Berjam-jam di SPBU hingga ke Bahu Jalan

Kendaraan tampak memanjang di pinggir jalan, menunggu giliran untuk mengisi bahan bakar.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Warga Pasangkayu Cemas, Antre BBM Berjam-jam di SPBU hingga ke Bahu Jalan
Taufan/Taufan
ISU BBM NAIK-Antrean pajang mobil di SPBU Bulu Cindolo, Jl Ir Soekarno, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Rabu (1/4/2026), pengendara khawatir tidak kebagian BBM di tengah isu kenaikan BBM. 

Ringkasan Berita:
  • Antrean kendaraan hingga sekitar 100 meter terjadi di SPBU Bulu Cindolo, Pasangkayu, akibat kekhawatiran warga terhadap isu kenaikan harga BBM.
  • Sejumlah pengendara memilih antre sejak pagi karena takut kehabisan BBM jika harga benar-benar naik.
  • Pihak SPBU memastikan stok BBM masih aman dengan suplai harian 16 ton pertalite dan 8 ton solar serta mengimbau warga tidak panik.

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Antrean kendaraan roda empat terlihat mengular di SPBU Bulu Cindolo, Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Rabu (1/4/2026).

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, antrean mobil bahkan mencapai sekitar 100 meter dari area SPBU. 

Kendaraan tampak memanjang di pinggir jalan, menunggu giliran untuk mengisi bahan bakar.

Para sopir terlihat tetap bertahan di dalam mobil, sementara sebagian lainnya sesekali turun untuk memantau kondisi di dalam SPBU, khawatir bahan bakar minyak (BBM) akan habis sebelum giliran mereka tiba.

Baca juga: Disperindagkop Polman Koordinasi ke Pertamina Tertibkan Penjual BBM Tingkat Pengecer

Baca juga: Warga Polman Cari BBM Sampai Keliling Kecamatan, di SPBU Habis, Pengecer Kosong

Raut wajah cemas terlihat jelas dari para pengendara. 

Di bawah terik matahari, beberapa sopir tampak menyeka keringat sambil terus mengawasi antrean yang berjalan perlahan.

Antrean panjang ini disebut sudah terjadi sejak pagi hari, dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap isu kenaikan harga BBM yang beredar.

Salah satu sopir, Adil, mengaku sengaja ikut mengantre karena khawatir tidak kebagian BBM jika isu tersebut benar terjadi.

“Takut kehabisan kalau memang nanti naik, makanya saya ikut antre dari pagi,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, pengawas SPBU Bulu Cindolo membenarkan bahwa antrean panjang mulai terjadi sejak munculnya isu kenaikan BBM di tengah masyarakat.

Meski demikian, pihaknya telah memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa informasi tersebut tidak benar.

Ia memastikan ketersediaan BBM di SPBU tersebut masih dalam kondisi aman. 

Setiap harinya, SPBU menerima suplai sekitar 16 ton pertalite dan 8 ton solar.

“Suplai BBM masih lancar masuk setiap hari, kecuali hari Minggu. Stok yang ada cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat,” jelasnya.

Pihak SPBU pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Ia juga meminta warga tetap tenang serta membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata dan antrean tidak semakin panjang.(*)


Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved