Minggu, 19 April 2026

Ramadan 2026

Lomba Keagamaan Warnai Ramadan 1447 H di Desa Tampaure Pasangkayu

Tidak hanya anak-anak dari Desa Tampaure, sejumlah peserta juga datang dari luar desa untuk ikut meramaikan lomba.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi

Ringkasan Berita:
  • Remaja Masjid Desa Tampaure menggelar lomba adzan, tahfiz, dan tartil Al-Qur’an untuk tingkat SD dan SMP dalam rangka Ramadan 1447 H.
  • Sebanyak 30 peserta, termasuk dari luar desa, mengikuti kegiatan yang berlangsung meriah dan khidmat di depan Masjid Al Qautsar.
  • Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut setiap Ramadan guna membentuk generasi muda yang cinta Al-Qur’an serta mempererat silaturahmi warga.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Remaja Masjid (REMAS) Desa Tampaure, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, menggelar lomba keagamaan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah tenda yang dipasang tepat di depan Masjid Al Qautsar, Desa Tampaure, Jumat malam (27/2/2026).

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, suasana malam itu terasa begitu hidup dan penuh kehangatan.

Tenda berukuran besar berdiri kokoh dengan hiasan lampu sederhana yang memancarkan cahaya kekuningan, menerangi wajah-wajah antusias para peserta dan warga yang hadir.

Baca juga: Sinergi Kanwil Kemenkum Sulbar dengan Pemkab Mamuju Tengah, Sukseskan Pembentukan Posbankum

Baca juga: Detik-detik Mencekam Pasar Smart Pasangkayu, Pedagang: Angin Ketiga Semua Tenda & Dagangan Terbang

Perlombaan yang digelar meliputi lomba adzan, tahfiz, dan tartil Al-Qur’an untuk tingkat SD dan SMP.

Khusus tingkat SD, peserta dibagi dalam dua kategori, yakni kelas 1 sampai kelas 4 serta kelas 5 sampai kelas 6.

Sebanyak 30 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Tidak hanya anak-anak dari Desa Tampaure, sejumlah peserta juga datang dari luar desa untuk ikut meramaikan lomba.

Di dalam tenda, deretan kursi plastik dipenuhi para orang tua dan warga yang setia menyaksikan setiap penampilan.

Di bagian depan, meja juri tampak tersusun rapi. Para juri yang merupakan tokoh masyarakat Desa Tampaure terlihat serius menyimak setiap lantunan ayat suci Al-Qur’an maupun kumandang adzan yang dibawakan peserta.

Suasana perlombaan berlangsung hangat dan khidmat.

Saat seorang peserta melantunkan ayat-ayat suci dengan suara merdu dan penuh penghayatan, hadirin tampak terdiam, larut dalam bacaan yang menggema di bawah tenda.

Sesekali terdengar bisikan takbir pelan dari penonton sebagai bentuk apresiasi.

Tak kalah menggetarkan, kumandang adzan dari peserta cilik menggema lantang menembus malam Ramadan.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved