Minggu, 26 April 2026

Kakek Bakar Motor

Sosok Kakek di Pasangkayu Viral Bakar Motor, Hidup Sebatang Kara, Dikenal Dermawan

Arni, salah satu warga yang tinggal tak jauh dari kebunnya, mengaku sering merasakan kebaikan hati Musrik.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Sosok Kakek di Pasangkayu Viral Bakar Motor, Hidup Sebatang Kara, Dikenal Dermawan
Tribun-Sulbar.com/Taufan
AKSI BAKAR MOTOR- Musrik, saat ditemui di kediamannya, di Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (12/2/2026). Aksinya membakar motor berakhir viral, dia mengaku kesal akibat sudah capek memperbaiki motor tersebut. 


TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Di balik aksi nekatnya membakar sepeda motor karena kesal biaya perbaikan yang terus membengkak hingga Rp7 juta, tersimpan kisah pilu sekaligus potret ketulusan hati Musrik (70), warga Desa Tikke, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu.

Kakek viral di media sosial itu hidup seorang diri di tengah kebun sawit miliknya. 

Di rumah kayu yang sudah renta dan lapuk dimakan usia, ia menjalani hari-hari dalam sunyi. 

Baca juga: Pilu Musrik, Kakek Sebatang Kara Bakar Motor di Kebun Sawit Pasangkayu karena Putus Asa

Baca juga: Kakek di Pasangkayu Bakar Motor Sendiri, Kesal Sudah Habiskan Rp7 Juta untuk Perbaikan

Dua istrinya telah lebih dulu meninggal dunia, begitu pula dua dari tiga anaknya. 

Satu-satunya anak yang masih hidup kini menetap di Kota Medan bersama keluarganya.

Di tengah keterbatasan usia dan tenaga yang kian melemah, Musrik tetap menggantungkan hidup dari kebun sawit dan kelapa yang telah ia garap lebih dari 50 tahun. 

Untuk memanen, ia kerap meminta bantuan warga sekitar.

Namun siapa sangka, di balik kehidupannya yang sederhana, Musrik dikenal sebagai sosok dermawan di mata tetangganya.

Arni, salah satu warga yang tinggal tak jauh dari kebunnya, mengaku sering merasakan kebaikan hati Musrik.

“Kalau beras saya habis, kadang beliau kasih uang untuk beli beras. Tidak pernah hitung-hitungan,” ujar Arni saat ditemui, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, Musrik juga kerap mempekerjakan warga untuk membantu di kebun, dengan upah yang bahkan sering dilebihkan.

KAKEK BAKAR MOTOR- Viral aksi seorang kakek bakar sepeda motornya di bawah pohon sawit di Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (11/2/2026).
KAKEK BAKAR MOTOR- Viral aksi seorang kakek bakar sepeda motornya di bawah pohon sawit di Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (11/2/2026). (Istimewa)

“Kalau kerja sama dia, upahnya selalu lebih. Kadang kami bilang cukup, tapi dia tetap tambah,” tuturnya.

Bagi warga, aksi membakar motor beberapa waktu lalu bukanlah cerminan sifat aslinya. 

Mereka menilai peristiwa itu sebagai luapan emosi sesaat akibat akumulasi kelelahan dan tekanan hidup yang dipendam lama.

Motor tersebut merupakan alat utama Musrik untuk pergi ke kebun dan ke pasar. 

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved