Berita Pasangkayu
Dihantam Ombak Besar, Tanggul Pantai Desa Pangiang Pasangkayu Rusak, Jalan Terancam
Kerusakan tanggul ini menimbulkan kekhawatiran serius, mengingat di samping tanggul terdapat jalan utama yang kerap dilalui warga dan nelayan.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tanggul-di-pantai-Desa-Pangiang-Kecamatan-Bambalamotu-Pasangkayu-jebol.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tanggul penahan ombak di pantai Desa Pangiang, Pasangkayu, patah setelah dihantam ombak besar, mengancam jalan utama dan perahu nelayan.
- Kerusakan tanggul sudah berlangsung lama dan diperparah kondisi cuaca buruk serta hantaman ombak terus-menerus.
- Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar tanggul lebih kuat dan aktivitas warga serta nelayan tidak terganggu.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Tanggul penahan ombak di pesisir pantai Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, dilaporkan patah setelah terus-menerus dihantam ombak besar.
Kerusakan tanggul ini menimbulkan kekhawatiran serius, mengingat di samping tanggul terdapat jalan utama yang kerap dilalui warga dan nelayan.
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, Selasa (3/2/2026), tampak badan tanggul beton yang sebelumnya membentang di tepi pantai kini mengalami patahan cukup parah.
Baca juga: Ombak Terobos Tanggul, Banjir Rob Rendam Jalan Desa Pangiang, Pengendara Kesulitan Melintas
Baca juga: Warga Tanjung Parappa Pasangkayu Keluhkan Air Laut Masuk Pemukiman saat Ombak Tinggi, Perahu Pecah
Bagian bawah tanggul terlihat tergerus air laut, membentuk rongga besar yang diisi bebatuan karang dan tanah runtuhan.
Struktur beton tampak menggantung dan rawan ambruk jika kembali dihantam ombak besar.
Di sisi lain tanggul, terlihat badan jalan utama yang berada sangat dekat dengan bibir tanggul.
Kondisi ini membuat badan jalan berpotensi tergerus apabila kerusakan tanggul semakin meluas.
Dampak Terhadap Warga dan Nelayan
Area sekitar tanggul juga merupakan lokasi parkiran perahu nelayan setempat. Beberapa perahu tampak disandarkan tak jauh dari tanggul yang rusak.
Nelayan khawatir, apabila tanggul roboh total, ombak laut bisa langsung menerjang perahu sekaligus menggerus badan jalan.
Kerusakan tanggul ini disebut sudah berlangsung cukup lama dan terjadi berulang kali.
Warga menuturkan, hantaman ombak besar kerap terjadi hampir setiap waktu, terutama saat angin kencang dan cuaca buruk melanda perairan Pasangkayu.
Akibatnya, struktur tanggul perlahan melemah hingga akhirnya patah.
Papa Reni, salah satu warga Desa Pangiang, mengatakan kerusakan tanggul semakin mengkhawatirkan karena lokasinya berdekatan langsung dengan jalan utama.
“Di samping tanggul ini ada jalan utama. Kalau ombak besar datang terus dan tanggul makin rusak, kami takut jalan ikut amblas,” ujarnya.
| Diduga Kelola Kebun di Luar HGU, Praktisi Hukum Soroti Aktivitas Perusahaan Sawit di Pasangkayu |
|
|---|
| Wanita di Pasangkayu Diciduk Polisi Hendak Edarkan Sabu Senilai Rp4 Juta yang Dibeli dari Palu |
|
|---|
| Dinsos Pasangkayu Dampingi Marigun Tetap Sekolah di SMK, Sempat Diusulkan Pindah ke SLB |
|
|---|
| Mobil Nyaris Terbalik ke Parit di Jalan Ir Soekarno Pasangkayu, Evakuasi Damkar Jadi Tontonan Warga |
|
|---|
| Ular Masuk ke AC Diler Suzuki Pasangkayu, Damkar Bongkar Unit Pendingin untuk Evakuasi |
|
|---|